Polsek Jebus Imbau Pedagang Tidak Jual Petasan

Polsek Jebus mengimbau pedagang untuk tidak memperjual belikan petasan atau mercon selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah

Polsek Jebus Imbau Pedagang Tidak Jual Petasan
Istimewa
Polsek Jebus Imbau Pedagang Tidak Jual Petasan 

BANGKAPOS.COM -- Polsek Jebus mengimbau pedagang untuk tidak memperjual belikan petasan atau mercon selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah, himbauan tersebut dikatakan oleh Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto, S.I.K., seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si yang menjelaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban atau razia terhadap pedagang di Parit tiga Jebus yang berjualan petasan selama bulan Ramadhan, Minggu (05/05).

“Untuk menekan dampak buruk bermain petasan dan kembang api, Polsek Jebus melakukan razia ke sejumlah tempat dan lokasi pedagang, bila kedapatan langsung akan diberikan himbauan yang semestinya dapat ditaati, sehingga diharapkan tidak ada pedagang yang ingin mencoba-coba menjual petasan di wilayah area Jebus dan Parittiga” jelasnya.

Ditambahkannya anggota Polsek Jebus selama bulan suci Ramadhan ini akan rutin melakukan Patroli di sepanjang jalan wilayah Parit Tiga maupun Jebus terutama titik-titik keramaian seperti di depan Klinik Bakti Timah Parit Tiga, Persimpangan Desa Air Kuang maupun Lapangan bola Kecamatan Jebus.

Polsek Jebus Imbau Pedagang Tidak Jual Petasan
Polsek Jebus Imbau Pedagang Tidak Jual Petasan (Istimewa)

Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto, S.I.K, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si menambahakan bagi pihak-pihak yang kedapatan akan diberikan peringatan keras bagi masyarakat yang kerap meledakkan petasan, menjual ataupun yang memproduksinya. Karena menurutnya alangkah indahnya kalau di Bulan Suci Ramadhan ini hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, bukan untuk dijadikan arena bermain petasan dan hura-hura.

“Suara maupun letusannya sendiri sudah sangat mengganggu, dijalanan, ditempat keramaian, diperumahan, bahkan ada yang sampai main di dekat Masjid. Dampaknya tentu saja mengganggu kekhusukan dalam beribadah, terutama salat tarawih dan tadarusan. Jadi saya harapkan juga adanya sinergi dari masyarakat di masing-masing desa yang ada di wilayah Jebus dan Parit Tiga agar mari saling menjaga situasi dan kondisi di Bulan Ramadhan ini supaya kita bisa sama-sama beribadah dan mendulang pundi-pundi amal di Bulan yang Suci ini semaksimal mungkin ,”pungkasnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved