Unik, Buaya dan Manusia Bisa Hidup Rukun di Kampung Ini Karena Sebuah Perjanjian

Buaya dan Manusia Bisa Hidup Rukun di Kampung Ini Karena Sebuah Perjanjian

Unik, Buaya dan Manusia Bisa Hidup Rukun di Kampung Ini Karena Sebuah Perjanjian
YouTube.com
warga dan buaya hidup berdampingan 

BANGKAPOS.COM - Buaya merupakan hewan reptil berbahaya yang bisa membunuh manusia dengan tiba-tiba.

Kasus buaya menyerang manusia bukanlah hal baru, bahkan di Indonesia, kematian manusia karena diserang budaya sudah menjadi kasus yang sering terjadi.

Namun, di kampung ini justru manusia dan buaya bisa hidup rukun tanpa pernah saling menyakiti.

Menurut mStar pada Kamis (2/5/2019), fenomena tersebut terjadi di Sungai Kesang, Saya Laut, Johor Tangkak, Malaysia.
Keberadaan reptil di wilayah ini dianggap bukan sebagai ancaman. Mereka tidak pernah mengganggu manusia yang memiliki aktivitas di sungai tersebut.

Dikatakan, ada sekitar 100 buaya di sungai tersebut dan beberapa diantaranya ada yang memiliki panjang hingga 20 meter.

Ketua Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Kesang, Rosman Selamat (48), mengatakan buaya tidak pernah memprovokasi nelayan yang melintas hendak ke laut.

Karena fakta bahwa manusia juga tidak pernah mengganggu populasi buaya di sungai Kesang.

Ada papan peringatan masuk ke kawasan buaya.

mStar/Ada papan peringatan masuk ke kawasan buaya.
"Sejak kecil, kita tahu keberadaan buaya di sungai ini, jadi ketika dewasa dan menjadi seorang nelayan, sudah tahu yang akan terjadi jika melintas sungai," katanya.

"Faktanya, kami belum pernah menemukan ada penduduk desa yang memiliki konflik dengan buaya, karena buaya seperti teman kita," lanjutnya.

"Puluhan tahun kita bekerja, konsekuensinya harus timbul, tetapi mereka tidak memberikan ancaman," tambahnya.

Menurut cerita lama yang berkembang, nelayan sebelumnya pernah membuat perjanjian dengan buaya di sungai Kesang.

Halaman
123
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved