Kriminalitas

VIDEO : Sebelum Puasa Ditnarkoba Babel Bekuk Pengedar Narkoba

Hal ini diungkapkan oleh Dirnarkoba Kombes Pol Mirzal Alwi didampingi Kabid Humas AKBP Maladi saat konfrensi pers Senin (6/5/2019).

BANGKAPOS.COM -- Sebanyak 7 pengedar dibekuk oleh Dit Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung jelang puasa. Mereka dibekuk sepanjang bulan April 2019 dengan bara yang diamankan shabu seberat 35,14 Gram, ganja 4,56 gram dan ektasi 6,38 gram (15 butir). Tak hanya sebagai pengedar saja mereka juga dipastikan sebagai pengguna narkoba setelah urine mereka positif mengandung zat narkoba.

Hal ini diungkapkan oleh Dirnarkoba Kombes Pol Mirzal Alwi didampingi Kabid Humas AKBP Maladi saat konfrensi pers Senin (6/5/2019).

"Mereka ini kita bekuk di sejumlah titik di wilayah Pangkalpinang dan Bangka Selatan semuanya pengedar narkoba," kata Kombes Pol Mirzal Alwi.

Totol keseluruhan pengungkapan kasus oleh Ditnarkoba dan Satnarkoba polres polres sebanyak 15 kasus dengan jumlah tersangka 19 orang. Adapun total baranf bukti yang diamankan adalah 59,41 gram shabu, 4,5 gram ganja dan 6,38 (15 butir) ekstasi.

Dimana pengungkapan terbanyak oleh Ditnarkoba dengan 7 kasus disusul Satnarkoba Polres Pangkalpinang 6 kasus serta Polres Basel dan Bateng masing masing 1 kasus. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya maka memang terjadi penurunan jumlah tersangka. Namun jika dihitung jumlah barang bukti justru terjadi peningkatan BB.

"Selama 1 bulan ini saya menjabat memang meminta jajaran lebih fokus ungkap kasus dengan jumlah barang bukti yang banyak bukannya hanya mengejar tersangka yang banyak saja," kata Mirzal Alwi.

Melihat jumlah barang bukti yang didapat diperkirakan ada 250 orang yang behasil diselamatkan di wilayah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung sepanjang bulan April 2019 ini. Selain itu melihat masih banyaknya peredaran narkoba di Bangka Belitung ada dugaan sebagai tempat transit di wilayah lain.

Hak ini akan didalami dan tidak segan segan menindak jika ada oknum aparat apalagi oknum dari kepolisian yang terlibat dalam peredaran narkoba. Pintu masuk narkoba ke Bangka Belitung masih cara cara lama baik melalui jalan udara maupun jalur laut.

"Siapapun itu akan kita tindak apalagi ada oknum kepolisian terlibat," kata Kombes Pol Mirzal Alwi

Am salah satu tersangka mengaku sudah menjadi pengedar narkoba sejak 1 tahun belakangan. Keuntungan perbulan tidak menentu antara Rp 3-4 juta selaian keuntungan menggunakan narkoba gratis.
Narkoba jenis shabu yang ia jual dipasok rekannya saat ada yang memesan. Sebagian besar pemesan narkoba jenis sabu yang ia jual adalah pekerja tambang
"Jadi kalo ada yang pesan baru dipasok berapa banyak pesanannya kebanyakan yang pesan pekerja tambang," kata Am.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved