Wiranto Ancam Tutup Media, Fahri Hamzah Sebut Ancaman Menkopolhukam Sebagai Pemerintahnya 'Panik'

Fahri Hamzah Sebut Ancaman Wiranto Tutup Media sebagai Bentuk Kepanikan Pemerintah

Wiranto Ancam Tutup Media, Fahri Hamzah Sebut Ancaman Menkopolhukam Sebagai Pemerintahnya 'Panik'
Bangka Pos/Krisyanidayati
Caption: Fahri Hamzah. 

Wiranto Ancam Tutup Media, Fahri Hamzah Sebut Ancaman Menkopolhukam Sebagai Pemerintahnya 'Panik'

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fahri Hamzah menyesalkan adanya pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang mengancam akan menutup media.

Wakil Ketua DPR itu menilai, pemerintah panik sehingga mengeluarkan ancaman yang tak sesuai untuk Indonesia sebagai negara demokrasi yang mengusung kebebasan pers.

"Kebebasan ini harga mati. Kapasitas pemerintah lah yang harus kita sesuaikan dengan kebebasan masyarakat," kata Fahri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Fahri Hamzah mengatakan, berbagai negara yang menerapkan kebebasan pers dan demokrasi telah menjadi negara yang maju.

Ia mencontohkan Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.

Hilangnya Kepercayaan di Era Sakit Mental

Oleh karena itu, ia menilai kebebasan berekspresi dan berpendapat di Indonesia harus terus dijaga.

"Kapasitas pemerintah untuk mengelola kebebasan itu yang perlu diperbaki. Jangan kemudian pemerintahnya gelagapan, panik, lalu kemudian kebebasannya mau ditutup, itu salah," kata dia.

Fahri menilai kebebasan di media masih pada jalur yang benar.

Ia justru meminta para pejabat di pemerintahan lebih aktif untuk menjawab isu yang bergulir baik di media massa maupun di media sosial.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved