Berita Pangkalpinang

Beberapa Poin RPJMD Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023

Disampaikan juru bicara pansus 10, Rusdi menyatakan ada beberapa poin yang menjadi perhatian terhadap visi misi kepala daerah kedepan.

Beberapa Poin RPJMD Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023
Bangka Pos/Ira Kurniati
Penandatanganan nota kesepakatan 

BANGKAPOS.COM  - DPRD Kota Pangkalpinang menggelar rapat paripurna 21 masa persidangan III tahun 2019, dengan agenda laporan pansus terhadap RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), Selasa (7/5/2019).

RPJMD merupakan perencanaan daerah selama lima tahun dari program Walikota-Wakil Walikota yang berpedoman kepada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) dan sesuai peraturan daerah kota Pangkalpinang nomor 8 tahun 2007.

Disampaikan juru bicara pansus 10, Rusdi menyatakan ada beberapa poin yang menjadi perhatian terhadap visi misi kepala daerah kedepan. Terhadap isu-isu strategis pembangunan yang belum memunculkan ikon Kota Pangkalpinang dan kepariwisataan secara prioritas. Destinasi pariwisata, disebut dia masih amat kurang, untuk wisata lokal belim ada sektor andalan.

Kemudian RTH (Ruang Terbuka Hijau) dengab pertumbuhan kota sebesar 11,9 persen terhadap pemukiman dan masalah lahan pekuburan sampai saat ini belum ada titik penyelesaian.

"Seluruh fraksi dipansus 10 menerima dan menyetujui raperda kota Pangkalpinang mengenai RPJMD dan untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Kota Pangkalpinang seperti taman mandara dan RTH Tuatunu." ujarnya.

Pansus 10 juga menyampaikan, masalah pelayanan dasar di bidang kesehatan yang berhubungan dengan fasilitas pendukung serta masih tingginya beberapa kasus pelayanan kesehatan seperti BPJS yang belum tuntas. DPRD Kota Pangkalpinang meminta meningkatkan pelayanan dasar terhadap kesehatan masyarakat mengenai akreditasi puskesnas harus sudah selesai untuk dijadikan BLUD.

"Kita berkeinginan puskesmas berkelas VIP agar masyarakat dapat merasakan pelayanan dengan baik." papar dia.

Sementara, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), menyatakan, penjabaran RPJMD mengenai visi misi kepala daerah dan program perangkat daerah disusun dengan berpedoman pada RPJPD dan RPJMN. Memuat rencana kerja dan pendanaan untuk peningkatan maupun pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan usaha dan meningkatkan akses kualitas layanan publik dan daya saing daerah.

"Segala bentuk masukan yang telah disampaikan oleh pansus 10 menjadi perhatian bagi pemerintah kota Pangkalpinang." kata Molen.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved