Berbuka Puasa Ramadan dengan Durian Memang Nikmat, Tapi Tidak Dianjurkan, Ini Penyebabnya

Mendekati jam buka puasa, aneka menu makanan pasti sudah ada di bayangan, apalagi menu takjil seperti es cendol durian atau pancake durian.

Berbuka Puasa Ramadan dengan Durian Memang Nikmat, Tapi Tidak Dianjurkan, Ini Penyebabnya
Tribun Medan/ Silfa Humairah
Karyawan di Gerai Ucok Durian, Jalan Wahid Hasyim Medan, sedang mengemas mengupas dan mengemas daging durian untuk para pelanggan 

BANGKAPOS.COM  - Mendekati jam buka puasa, aneka menu makanan pasti sudah ada di bayangan, apalagi menu takjil seperti es cendol durian atau pancake durian.

Meski rasanya nikmat dan melegakan untuk berbuka puasa, tapi durian sebenarnya tidak dianjurkan untuk berbuka puasa.

Ini bukan karena kandungan kalori durian yang besar, melainkan karena kandungan gula dan alkohol di dalamnya.

" Durian memiliki kandungan gula dan lemak jenuh yang sangat tinggi. Saat durian dimakan sebelum makan besar, kita akan keburu kenyang di saat nutrisi lain belum masuk tubuh, padahal itu (makan besar) yang dibutuhkan," ujar ahli gizi komunitas Dr dr Tan Shot Yen, M. Hum kepada Kompas.com melalui pesan singkat.

Selain kadar gula dan lemak tinggi, durian juga mengandung kadar alkohol dan gas tinggi yang bisa memicu naiknya asam lambung.

Perlu dicatat, perut yang kosong selama berjam-jam sangat rentan mengalami kenaikan asam lambung.

Lantas, kudapan apa yang baik untuk menemani berbuka puasa?

Merujuk Hello Sehat, sejak sahur sampai waktu berbuka, simpanan gula darah sebagai sumber energi utama tubuh terus menurun sepanjang hari. Hal inilah yang membuat tubuh mudah lemas dan mengantuk.

Untuk mengganti energi yang hilang, tubuh memerlukan menu berbuka puasa yang tepat.

Gula bisa meningkatkan kadar gula darah yang turun selama puasa, tapi kalau terlalu manis justru gula darah dapat kembali menurun drastis dan setelah itu jadi lemas dan mengantuk. Contoh makanan tinggi gula antara lain durian, teh manis, atau pisang goreng.

Halaman
12
Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved