Jumat, 17 April 2026

Berita Sungailiat

Dadang Isi Waktu Ramadan di Kantor Dengan Membaca Al Quran

Karena membaca ayat Al Quran memiliki keistimewaan untuk membangun perasaan dan memberi

Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/Riki Pratama
Dadang Abdul Muin staf Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bangka (Paling Kanan) selalu mengisi hari harinya membaca Al Quran, bersama dengan pegawai Kesra lainya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Banyak cara yang dilakukan para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bangka, dalam mengisi waktu di bulan suci Ramadan.

Salah satunya membaca Al Quran yang dilakukan tiap harinya di jam jam istirahat bekerja.

Seperti yang dilakukan Dadang Abdul Muin staf Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bangka ini, mengisi hari harinya membaca Al Quran, bersama dengan pegawai Kesra lainya.

Ditemui diruang kerjanya, Dadang sedang membaca ayat suci Al Quran, suaranya terdengar merdu, ketika ia melantunkan setiap bacaan ayat suci Al Quran, tentunya dengan indahnya membaca, membuat hati menjadi lebih tenang bila mendengarnya.

Karena membaca ayat Al Quran memiliki keistimewaan untuk membangun perasaan dan memberi hidayah bagi yang mendengarnya.

Dadang Abdul Muin, Staf Kesra  Pemkab Bangka mengatakan, dalam bulan puasa ini tentunya membaca Al Quran merupakan hal yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.

"Bulan puasa ini, dalam satu minggu ada pengajian pembacaan ayat suci  Al Quraan, secara pribadi, saya juga di kantor membacanya, tentunya dengan membaca Al Quran untuk memperkuat keimanan dan Aqidah kita,"jelas Dadang yang juga pembina Qori Qoriah Provinsi Babel ini, kepada wartawan, Selasa (7/5/2019).

Ia mengatakan, tentunya dalam puasa kala ini kondisi alam memang berpengaruh membuat, kurang sehat badan atau flu, menurutnya perlu adanya adaptasi dalam hari hari pertama, karena perut yang biasa penuh kaget, kosong dalam bulan puasa ini.

"Sehingga ada yang sakit, memang tidak siap harapan bulan puasa umat muslim bisa melaksanakan puasa dalam keadaan sehat.

Selain itu himbauan kepada muslimin, para pegawai Pemda Bangka untuk terus menjaga kestabilan memperkuat keimanan dan aqidah kita,"kata guru ngaji di Masjid Al Muhajirin dan disekitaran Kecamatan Sungailat.

Walaupun, banyak godaan sambung Dadang ini, dalam bulan puasa harus diisi dengan hal hal yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

"Kita harus semakin kuat, dengan banyak goadaan, karena makna bulan puasa ini salah satunya, menjaga diri menjaga lisan jangan sampai salah, karena ini yang bisa membatalkan puasa, ketika tidak menjaga lisan, berdusta dan sebagainya," ungkap Dadang bapak dua orang anak yang berasal dari Garut, Jawa Barat ini. (Bangkapos/Riki Pratama).

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved