Berita Pangkalpinang

Satu Calon Jemaah Haji Pangkalpinang Meninggal, Nomor Porsi Bisa Dilimpahkan ke Ahli Waris

Satu Jemaah Calon Haji (JCH atau Calhaj) Kota Pangkalpinang yang masuk kuota keberangkatan tahun 2019 meninggal dunia

Satu Calon Jemaah Haji Pangkalpinang Meninggal, Nomor Porsi Bisa Dilimpahkan ke Ahli Waris
Bangka Pos/Edwardi
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Hj Nurmala menunjukkan pas foto CJH Kota Pangkalpinang yang meninggal dunia. 

BANGKAPOS.COM -- Satu Jemaah Calon Haji (JCH atau Calhaj) Kota Pangkalpinang yang masuk kuota keberangkatan tahun 2019 atas nama Abdullah Hatif Saidin, Jl Girimaya Kelurahan Bukit Besar meninggal dunia, Senin (06/05/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kabar duka ini disampaikan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Hj Nurmala kepada bangkapos.com, Selasa (07/05/2019).

Diungkapkan Nurmala, menurut keterangan yang didapat dari pihak keluarga berdasarkan hasil diagnosa dokter, JCH tersebut meninggal dunia disebabkan karena penyakit lemah jantung yang dideritanya.

Sebelumnya, JCH yang bersangkutan memang sempat dirawat di Rumah Sakit akibat penyakit tersebut.

“JCH tersebut sedianya akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2019 ini bersama dengan istrinya yang bernama Asmara Saunik Jemahan. Bahkan keduanya pun telah selesai melakukan pelunasan pada tahap pertama dan selalu ikut dalam kegiatan manasik haji yang digelar oleh Kemenag Pangkalpinang,” ungkap Nurmala.

Diungkapkannya, Kemenag Pangkalpinang menyampaikan turut berduka cita dan sangat menyayangkan hal ini, mengingat 2 bulan lagi sudah masuk musim keberangkatan Jemaah Calon Haji.

"Akan tetapi hal tersebut sudah merupakan takdir Allah, sehingga diharapkan pihak keluarga dapat sabar dan tabah menghadapi cobaan ini," imbuhnya.

Ditambahkannya, berhubung JCH yang meninggal ini sudah melakukan pelunasan dan masuk dalam kuota keberangkatan tahun 2019, maka nomor porsinya bisa dilimpahkan kepada anak atau menantunya yang sudah mendaftar haji regular.

“Terkait hal ini kami sudah melakukan konfirmasi dengan pihak keluarga, mereka menyatakan akan berembuk dulu untuk memutuskan apakah nomor porsi almarhum akan dilimpahkan atau dibatalkan biasa saja,” kata Nurmala.

Jjika dibatalkan bisa saja, pihak ahli waris hanya perlu menyiapkan berkas-berkas terkait untuk kemudian diinput ke dalam sistem sesuai dengan prosedur.

"Namun seandainya ingin dilimpahkan, maka mereka harus melengkapi berkas sesuai dengan ketentuan lalu dilanjutkan ke Kantor Wilayah, kemudian JCH pengganti bisa langsung ke Direktorat Jenderal Haji Pusat untuk melakukan penginputan data dan bisa berangkat ke tanah suci pada tahun ini juga," jelasnya.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved