Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dua Hari Pleno Sampai Sahur. Tensi Ketua KPU Babel Menurun

Dua hari pleno sampai sahur, membuat tensi darah dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung Davitri turun.

Bangka Pos/Muhammad Rizki
Davitri, Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM  - Dua hari pleno sampai sahur, membuat tensi darah dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung Davitri turun.

Hal tersebut diakuinya saat bangkapos.com menyambangi kantornya, Rabu (08/05/2019) ia mengaku jika selama rapat pleno yang berjalan lebih kurang empat hari, dirinya hanya tidur paling banyak dua jam sehari.

Hal inilah yang menurutnya membuat tensi darahnya menjadi turun, dan membuat bagian belakang kepalanya sakit.

"Lupa saya berapa turunnya (tensi darah), tapi disini saya tuh agak sudah sakit ya (menunjuk bagian belakang kepala). Kalau tidur paling lama dua jam." ujar Davitri, Rabu (8/5) saat ditemui dikantornya.

Ia mengatakan bahwa hal yang sama juga dirasakan oleh para rekan komisioner KPU, Bawaslu, dan saksi yang mengikuti rapat pleno tersebut. Namun untuk saat ini kondisi kesehatan Davitri masih terlihat baik.

Ia mengatakan jika hal ini dilakukan dikarenakan mereka sudah bertekat untuk menyelesaikan rekapitulasi. Awalnya hanya dijadwalkan tiga hari ternyata molor satu hari dikarenakan ada perbedaan data jumlah pemilih.

Sehingga enam dari tujuh kabupaten/kota harus melakukan proses perbaikan terlebih dahulu. Dikarenakan hal ini adalah hasil pencermatan dari Bawaslu dan koreksi langsung dari KPU provinsi. Sehingga kekeliruan tersebut tidak terjadi sampai di pusat.

Davitri pun bersyukur rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat provinsi sudah selesai dilakukan. Meskipun pada saat pembacaan form DC1 ada keberatan oleh dua orang saksi. Dari jenis pemilihan presiden dan wakil presiden serta jenis pemilihan DPR RI.

Sedangkan beberapa partai yang tidak menandatangani dikarenakan memang saksi dari partai tersebut tidak mengikuti jalannya rapat hingga selesai. Bukan dikarenakan adanya penolakan.

Davitri mengatakan jika esok hari KPU Provinsi Bangka Belitung akan mengirim surat kepada KPU RI, untuk menyampaikan hal ini, untuk selanjutnya melakukan rekapitulasi di KPU RI.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved