Gubernur Sulsel Batalkan Pelantikan 193 Pejabat Eselon yang Dilakukan Wakilnya, Ini Alasannya

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah telah membatalkan pelantikan sebanyak 193 pejabat eselon III dan IV

Gubernur Sulsel Batalkan Pelantikan 193 Pejabat Eselon yang Dilakukan Wakilnya, Ini Alasannya
Kompas.com/HIMAWAN
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/5/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah telah membatalkan pelantikan sebanyak 193 pejabat eselon III dan IV pada Senin (29/4/2019) lalu.

Pelantikan 193 pejabat eselon itu sebelumnya dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Pelantikan itu dibatalkan lantaran hanya menggunakan SK Gubernur yang ditandatangani oleh Wagub.

Nurdin Abdulah menjelaskan, seharusnya pelantikan pejabat eselon III dan IV harus sesuai dengan peraturan gubernur bukan SK gubernur.

Pelantikan ini pun mendapat perhatian dari Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi ASN serta BKN.

Keempat perwakilan ini mendatangi kantor gubernur Sulawesi Selatan pada Selasa (7/5/2019).

"Tadi kan arahannya jelas kalau dia landasan hukumnya lemah, maka kita harus sempurnakan. Jadi tadi sudah dijelaskan bahwa ini akan kita zero-kan, jadi semua kembali ke posisi semula," kata Nurdin Abdullah saat menggelar konferensi pers di ruang rapat pimpinan kantor Gubernur Sulsel, Selasa.

Pelantikan ini dilakukan ketika Nurdin Abdullah sedang melaksanakan umrah.

Mantan bupati Bantaeng ini mengatakan, sebelum berangkat umrah, ia berbicara dengan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk merotasi pejabat eselon II terlebih dahulu, bukan eselon III dan IV.

"Jadi sebenarnya saya dengan Pak Wagub bicara di Claro. Bahwa silakan dilengkapi semua yang akan dirotasi. Kalau Pak Wagub silakan eselon dua saja dahulukan," katanya.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved