Berita Pangkalpinang

Saksi Partai Demokrat Enggan Tandatangani Hasil Pleno Provinsi

Protes dan tidak bersedia menandatangani hasil dari rapat pleno di tingkat Provinsi Bangka Belitung dilakukan oleh saksi dari partai Demokrat

Saksi Partai Demokrat Enggan Tandatangani Hasil Pleno Provinsi
Dokumen Bangka Pos
Ketua KPU Babel Davitri 

BANGKAPOS.COM  - Protes dan tidak bersedia menandatangani hasil dari rapat pleno di tingkat Provinsi Bangka Belitung dilakukan oleh saksi dari partai Demokrat, dalam jenis pemilihan DPR RI.

Saksi dari partai Demokrat Evandry Gustianto merasa keberatan dikarenakan adanya perbaikan yang dilakukan, di enam kabupaten/kota pada data pemilih. Ia juga memprotes mengapa perbaikan tersebut tidak terlebih dahulu diselesaikan di kabupaten/kota.

Menanggapi hal tersebut, ketu Komisi Pemilihan Umum, Davitri mengatakan jika dalam rapat pleno tersebut dirinya sudah menjelaskan bahwa perbaikan tersebut adalah hasil pencermatan Bawaslu, dan KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Davitri menjelaskan jika dalam hal tersebut ditemukan data pemilih yang tidak sama. Oleh karena itulah KPU meminta kronologis kejadiannya.

"Misalkan ada di satu diantara kabupaten, di Kabupaten Bangka itu jumlah pemilih DPT tidak mendapatkan lima jenis surat suara. Sehingga ketika datanya disandingkan, datanya menjadi tidak sama." ujar Davitri, Rabu (08/05/2019) di ruang kerjanya.

Hal ini terjadi di Kabupaten Bangka, terdapat seorang pemilih yang tidak mendapatkan lima surat suara lengkap. Ketika KPU Kabupaten Bangka mengklarifikasi ke petugas KPPS dimana tempat pemilih tersebut memilih. Ternyata memang pemilih tersebut enggan untuk memilih di satu diantara surat suara tersebut.

Davitri menambahkan jika keberatan adalah hak dari peserta pemilu, dan nanti akan ditindaklanjuti di pleno tingkat nasional.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved