Berita Bangka Tengah

BPIH Buat Kebijakan Cita Rasa Nusantara Untuk Tingkatkan Semangat CJH

Kalau sudah berbicara makanan, apalagi makanan kesukaan maka itu cukup sulit sehingga kebanyakan

BPIH Buat Kebijakan Cita Rasa Nusantara Untuk Tingkatkan Semangat CJH
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Bangka Tengah, Ahmad Syukri 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Bangka Tengah, Ahmad Syukri mengungkapkan, Kemenag tidak melarang calon jemaah haji (CJH) untuk membawa makanan dari Indonesia atau kampung halaman untuk nantinya dimakan di Tanah Suci Mekah atau Madinah.

Namun kalau untuk membawa bahan makanan yang terbilang berat dan memberatkan alangkah lebih baik tidak dibawa.

"Kalau sudah berbicara makanan, apalagi makanan kesukaan maka itu cukup sulit sehingga kebanyakan CJH membawa sendiri", ujar Syukri kepada Bangkapos.com. Kamis, (9/5/2019).

Untuk mengatasi atau menghindari banyaknya calon jemaah haji yang membawa makanan dari tanah air, Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) membuat sebuah kebijakan yang dinamai Cita Rasa Nusantara.

Sesuai dengan zonasi, jelas Syukri nantinya BPIH akan menyediakan makanan-makanan khas Indonesia di Tanah Suci pada hari-hari tertentu sehingga jemaah haji akan dapat menikmati makanan khas Indonesia seperti misalnya ketoprak, sambal terasi dan sebagainya dengan mudah dan aman.

"Kebijakan ini dibentuk untuk melayani calon jemaah haji dan untuk menyesuaikan lidah orang orang indonesia yang bisa jadi ingin mencicipi makanan khas Indonesia sewaktu berhaji", jelas Syukri

Untuk tukang masak dan supir bus selama pelaksanaan ibadah haji juga akan diusahakan menggunakan orang-orang Indonesia sehingga cita rasanya benar-benar sesuai dengan lidah Indonesia.

Syukri pun berharap minat ataupun selera makan calon jemaah haji Indonesia tahun ini dan tahun-tahun mendatang dapat lebih meningkat dan semangat ibadah pun meningkat. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved