Mudik 2019

Ini Alasan Pemudik Diimbau Tidak Pakai Motor saat Pulang Kampung

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan (Menhub) mengimbau pemudik tidak menggunakan motor.

Ini Alasan Pemudik Diimbau Tidak Pakai Motor saat Pulang Kampung
kompas.com
Ilustrasi mudik naik motor 

BANGKAPOS.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau pemudik tidak menggunakan motor.

Karena menggunakan motor saat mudik berisiko dan berbahaya.

Menurut Jusri Pulubuhu, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mudik naik motor memang tidak aman.

"Motor itu sebenarnya bukan moda transportasi untuk antar kota," kata Jusri beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, menurut Jusri, mengendara motor untuk perjalanan jauh itu berbahaya.

"Mengendarai sepeda motor adalah aktifitas fisik yang berbahaya, berdasarkan fakta dari jumlah kematian atau jumlah kecelakaan yang sering terjadi," tambah Jusri.

Budi Karya pun mengungkapkan, tahun lalu angka kecelakaan motor saat lebaran terbilang tinggi dari jenis kendaraan lain, bahkan mencapai 70 persen.

"Karena bahaya. (Penyebabnya) karena capek," kata Budi Karya, seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain motor, Menhub juga mengimbau agar masyarakat tidak memakai kendaraan pribadi sebagai pilihan transportasi mudik.

Karena hal tersebut akan berdampak pada volume kendaraan yang padat di jalan, baik di ruas tol ataupun jalan negara atau nasional.

"Karena kalau (pengunaan) kendaraan pribadi makin banyak, makin menimbulkan kemacetan juga," katanya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved