Berita Bangka Selatan

Pemdes di Basel Diminta Anggarkan Intensif Guru Ngaji

Kami harap, desa dapat membantu pemkab Bangka selatan untuk memperdayakan dan memberi honor

Pemdes di Basel Diminta Anggarkan Intensif Guru Ngaji
Ist
Kabid Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan Dinsos P3A dan PMD Basel Misunder, Kamis (9/5/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Bangka Selatan  diminta menganggarkan honor intensif kepada guru ngaji yang biasa mengajar dari rumah ke rumah melalui Dana Desa (DD).

Sebelumnya, dinas Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan Dinsos P3A dan PMD Basel, telah menggelontorkan bantuan kepada guru ngaji tradisional berupa berupa wireless portable toa.

" Kami harap, desa dapat membantu pemkab Bangka selatan untuk memperdayakan dan memberi honor guru ngaji yang ke rumah-rumah yang bersumber dari DD," ujar Kabid Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan Dinsos P3A dan PMD Basel Misunder, Kamis (9/5/2019)

Menurut Misunder, guru ngaji yang mengajar di Taman Pendidikan Al-quran (TPA) telah mendapat intensif melalui dana hibah yang dicairkan melalui BKPRMI.

Dimana menurut Misunder mekanisme pencairannya dilakukan per tiga bulan dengan besaran honor per bulan sekitar Rp 250.000-350.000.

" Memang  beberapa desa telah menganggarkan. Cuma belum secara keseluruhan. Kami harap disini pemdes untuk menganggarkan honor guru ngaji dari DD.

Karena guru ngaji itu tugasnya mulia, untuk mendidik anak-anak menjadi generasi islami dan qurani," tambahnya.(Bangkapos/Antoni)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved