Berita Pangkalpinang

Penerimaan Siswa SD Tak Diwajibkan Pandai Calistung, Sekolah yang Berlakukan Tes Bakal Kena Sanksi

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, guru tidak boleh memberikan tes apapun kepada calon peserta didik SD.

Penerimaan Siswa SD Tak Diwajibkan Pandai Calistung, Sekolah yang Berlakukan Tes Bakal Kena Sanksi
Dokumen Bangka Pos
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Pangkalpinang, Eti Fahriaty 

BANGKAPOS.COM  - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eti Fahriaty menegaskan anak-anak yang ingin daftar masuk Sekolah Dasar (SD) tidak diwajibkan harus pandai Calistung (baca, tulis dan hitung).

Menurut Eti, guru tidak boleh memberikan tes apapun kepada calon peserta didik SD. Kalau ada sekolah yang memberlakukan tes tersebut maka dari Kementerian Pendidikan akan menghentikan kucuran dana BOS (bantuan operasional sekolah). 

"Satu hal (calistung) itu tidak dibolehkan, tidak wajib di SD itu tidak menjadi syarat diterimanya anak didik tersebut," kata Eti, Jumat (10/9/2019).

Dia menambah syarat untuk masuk SD satu-satunya yakni dengan sistem zonasi, jarak terdekat rumah dengan sekolah.

Sedangkan usia juga diberlakukan untuk penerimaan sisws baru, lantaran di tahun lalu banyak yang usianya belum mencukupi sehingga dimasukkan di tahun ini. Anak layak diterima di sekolah dasar berusia 6 tahun 3 bulan.

Sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) juga dianjurkan untuk memberikan surta tanda tamat belajar kepada anak sebagai acuan untuk melanjutkan ke sekolah dasar. Surat ini diberikan jika anak sudah genap berusia 6,3 tahun sehingga ketika masuk sekolah, satu diantara syarat umur sudah dapat terpenuhi.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved