Berita Pangkalpinang

Indonesia Belum Memiliki Kota Layak Anak, Ini Penyebabnya

ada beberapa tingkatan untuk menjadi kota layak anak, mulai dari Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kota Layak Anak (KLA) itu sendiri

Indonesia Belum Memiliki Kota Layak Anak, Ini Penyebabnya
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - "Jangankan provinsi layak anak, kota layak anak pun belum ada di Indonesia." ungkapSusanti, Sabtu (10/5) kepada Bangka Pos.

Itulah pernyataan miris Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Susanti, dari kondisi kota-kota di Indonesia, yang sampai saat ini belum ada satu pun kota yang masuk kategori kota layak anak.

Susanti melanjutkan jika ada beberapa tingkatan untuk menjadi kota layak anak, mulai dari Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kota Layak Anak (KLA) itu sendiri.

Dan di Indonesia paling tinggi baru ditingkatan Utama, itu pun baru dua, kota Surabaya, dan Surakarta.

Setidaknya ada 24 indikator untuk mengukur apakah kota tersebut sudah betul-betul layak anak atau belum, Susanti memberikan contoh indikator terkecilnya adalah masih banyaknya iklan rokok di kota tersebut, dan masih minimnya kantor yang menyediakan ruang laktasi.

"Kadang-kadang iklan rokok dekat dengan sekolahan, iklan rokok dekat rukah sakit, itu kan hal-hal yang membahayakan bagi anak." 

Susanti menambahkan jika ada empat pihak yang sangat berperan besar di dalam upaya untuk bisa mewujudkan suatu daerah tersebut bisa menjadi kota/kabupaten layak anak.

Keempat pihak tersebut adalah pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media massa.

Sehingga nantinya apabila 75 persen kota/kabupaten tersebut layak anak, maka provinsi tersebut akan diberikan predikat provinsi layak anak, dan apabila semua provinsi layak anak.

Maka Indonesia akan layak anak. (Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved