Berita Pangkalpinang

Ajak Distributor Rapat Jelang Lebaran, Yan: Harga Ayam Tahun Kemarin Bikin Kita Tidak Bisa Tidur

Ayam ini yang buat kita tidak tidur tahun kemarin. Kita perlu gambaran supaya kita tak perlu repot-repot

Ajak Distributor Rapat Jelang Lebaran, Yan: Harga Ayam Tahun Kemarin Bikin Kita Tidak Bisa Tidur
BANGKA POS / DEDY Q
Jelang Lebaran- Rapat Antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Satgas Pangan dan perwakilan distributor bahan pokok di Babel, Senin (13/5/2019). Rapat yang berlangsung di ruang Tanjungpesona, Kantor Gubernur Babel itu membahas ketersediaan dan pergerakan harga bahan pokok jelang Idulfitri 1440H. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  "Saya itu bisa agak tenang kalau begini. Karena saya itu selalu ditanyai wartawan soal harga-harga ini," kata Sekretaris Daerah Kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi di ruang rapat Tanjungpesona, Kantor Gubernur Babel, Senin (13/5/2019) .

Dia memimpin rapat sekitar dua jam antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Satgas Pangan dan perwakilan distributor bahan pokok di Babel guna membahas ketersediaan dan pergerakan harga bahan jelang Idulfitri 1440H. 

Yan mengatakan, harga ayam menjadi perhatian khusus pada lebaran tahun lalu. Pemerintah perlu mendapatkan gambaran detail terkait ini.

"Ayam ini yang buat kita tidak tidur tahun kemarin. Kita perlu gambaran supaya kita tak perlu repot-repot seperti tahun kemarin," kata dia.

Hingga Senin (13/5/2019), stok dan harga bahan pokok jelang Idulfitri 1440H dilaporkan masih dalam tahap kewajaran.

Pemerintah masih akan mengupayakan penambahan kapasitas cold storage untuk ketersediaan daging kebutuhan lebaran

Yan mengatakan, distributor mengingatkan agar pemerintah menjamin kelancaran transportasi angkutan bahan pokok pada musim lebaran tahun ini.  Apalagi akan ada libur serentak yang cukup panjang menjelang Idulfitri.

Pihaknya, kata Yan, akan meminya pengawalan khusus terhadap transporasi ditribusi bahan pokok.

"Terutama untuk pelabuhan. Misalnya Tanjung Siapi-api, pintu masuk ke Muntok, dan lain-lain. Kami akan bersurat kepada para KSOP untuk mengawal semua angkutan sembilan bahan pokok dan bahan penting, agar terkawal dengan baik. Supaya sampai tepat waktu dengan jumlah yang juga tepat," beber Yan.

Menurut Yan, apa yang dilaporkan pada rapat itu mencerminkan kondisi stok dan harga saat ini.

Stok bawang merah dilaporkan banyak karena sedang panen dan harganya stabil dan cenderung akan terus turun hingga beberpaa waktu ke depan.  Pun demikian dengan cabai. 

Untuk meredam gejolak harga bahan pokok, pemprov juga akan melaksanakan operasi pasar bersinergi dengan pemerintah kabupaten kota. 

"Gula juga sudah kami cek. Cukup untuk kebutuhan bulan ini. Bawang putih, harganya sudah turun di harga Rp 40-an ribu di pasar. Di pasar retail modern itu maksimal Rp 35 ribu per kilogram," katanya. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved