Polisi Temukan Bukti-bukti Termasuk Sidik Jari Pelaku di Lokasi Vera Oktaria Dimutilasi

Prada DP mendadak jadi perbincangan karena dia lah yang diduga membunuh pacarnya, Vera Oktaria di penginapan Sungai Lilin.

Polisi Temukan Bukti-bukti Termasuk Sidik Jari Pelaku di Lokasi Vera Oktaria Dimutilasi
TribunStyle.com Kolase/Facebook
Vera Oktaria semasa hidup, dan Prada DP pacar yang diduga membunuh korban. 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG -- Polisi menemukan bukti-bukti dalam kasus  pembunuhan Vera Oktaria (21) di penginapan daerah Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Tim gabungan Polda Sumatera Selatan saat ini masuk terus mengembangkan penyelidikan kasus tersebut.

Prada DP, oknum anggota TNI yang disebut-sebut adalah mantan kekasih Vera pun mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial karena ia diduga adalah pelaku dari kasus tersebut.

Hal itu terkuak berdasarkan keterangan dari Suhartini (50) yang merupakan ibu kandung Vera.

Menurutnya, anak bungsunya tersebut selalu ketakutan karena mendapatkan ancaman dari Prada DP.

Perilaku Prada DP yang ringan tangan, menurut Suhartini membuat Vera akhirnya memutuskan hubungan mereka.

Namun, Prada DP menolak dan terus mengejar korban.

Prada DP kabur dari pendidikan militer DP diketahui adalah seoarang anggota TNI yang sedang menjalani pendidikan di Sartaif Rindam II/Baturaja.

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan saat dikonfirmasi mengatakan, mereka saat ini telah membentuk tim untuk mencari keberadaan Prada DP.

Penginapan Sahabat Mulya yang merupakan lokasi ditemukannya sesosok
Penginapan Sahabat Mulya yang merupakan lokasi ditemukannya sesosok wanita tanpa identitas yang tewas dimutilasi, Jumat (10/5/2019).(KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)

"Masih dugaan, Prada DP juga sudah merupakan siswa yang kabur dalam masa pendidikan, sekarang masih kami cari," kata Djohan, Minggu (12/5/2019).

Djohan menjelaskan, jika memang Prada DP terbukti menjadi pelaku atas pembunuhan Fera mereka tak akan segan melakukan proses hukum terhadapnya.

"Sekarang masih dilakukan penyelidikan, untuk memastikan keterlibatannya. Kami pastikan jika oknum TNI terbukti melakukan tindakan pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved