Berita Bangka Tengah

Risaldi Bantah Bimtek BPD Bateng Hanya Sekedar Jalan-Jalan

Isu-isu miring yang menyebutkan Bimtek BPD pada tanggal 2 hingga 5 Mei 2019 lalu di Bandung hanya jalan-jalan saja dibantah oleh Kepala Dinas Sosia

Risaldi Bantah Bimtek BPD Bateng Hanya Sekedar Jalan-Jalan
Bangkapos/Riki
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Tengah, Risaldi Adhari. 

BANGKAPOS.COM-- Terkait dengan isu-isu miring yang menyebutkan Bimtek Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada tanggal 2 hingga 5 Mei 2019 lalu di Bandung hanya jalan-jalan saja dibantah oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Tengah, Risaldi Adhari.

Risaldi ketika dihubungi bangkapos.com,Senin (13/5/2019) menyampaikan dari semua peserta bimtek, hanya satu orang saja yang merasa tidak senang.

Lebih lanjut Risaldi menyebutkan sebetulnya yang bersangkutan (oknum yang tidak senang dengan kegiatan bimtek) itu tidak mengikuti kegiatan secara keseluruhan.

Terkait dengan keterlambatan acara memang dibenarkan Risaldi karena masih harus menunggu Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh untuk membuka kegiatan bimtek. Jadwal pembukaan bimtek yang seharusnya dilakukan pada pukul 20.00 WIB tetapi harus ditunda hingga pukul 22.00 WIB.

"Keterlambatan acara adalah diluar kendali panitia pelaksana karena Bupati terjebak macet ketika sedang diperjalanan dari DKI Jakarta menuju Bandung," katar Risaldi.

Dia menilai kondisi dan lingkungan Pangkalpinang-Koba dan DKI-Bandung sangat jauh berbeda, karena satu wilayah agak sepi dan satunya lagi macet luar biasa sehingga dengan kondisi yang seperti itu sebut tidak dapat ditentukan waknya secara pasti.

Terkait dengan waktu yang disebutkan hanya terlaksana selama tiga jam, Risaldi merespon memang itu adalah waktu bimtek yang dilakukan di dalam ruangan, sisanya adalah kunjungan ke desa-desa yang merupakan agenda bimtek ke lapangan.

Menurutnya kegiatan bimtek dibentuk agar aparatur desa dapat lebih berkembang meskipun sebenarnya aparatur desa di bangka belitung sudah cukup bagus, namun dengan kunjungan ke desa-desa lainnya di Indonesia tentunya bisa membantu desa-desa di Kabupaten Bangka Tengah untuk menemukan inovasi-inovasi yang bisa diadopsi oleh desa-desa di Bangka Tengah.

"BPD sama halnya dengan DPRD di kabupaten/kota  atau provinsi yang ikut serta menyusun terkait dengan anggaran desa. Agar paham bagaimana mengelola dan menyusun perencanaan desa bersama dengan kepala desa makanya dibentuklaj bimtek," sebutnya.

Selain itu dikatakannya secara teknis aparatur desa dapat berkembang dan inovatif makanya dibentuklah bimtek sehingga  semua peserta bimtek paham. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved