Berita Pangkalpinang

Tiga Pelajar SD Kota Pangkalpinang Menjadi Peserta Kontes Matematika WMI di Jepang

Direktur Sekolah Kasih Baptist, Aini Shu, menuturkan untuk pertama kali sekolah ini terjun diperlombaan tingkat dunia.

Tiga Pelajar SD Kota Pangkalpinang Menjadi Peserta Kontes Matematika WMI di Jepang
Bangka Pos/Ira Kurniati
Tiga pelajar Sekolah Kasih Baptish ikut lomba WMI ke Jepang, Senin (13/5/2019) 

BANGKAPOS.COM  - Tiga pelajar Sekolah Dasar (SD) Kasih Baptist Pangkalpinang menjadi peserta dalam ajang WMI (World Mathematic Invitational) di Jepang pada 15 Juli mendatang. Ajang ini merupakan kontes matematika yang dipertandingkan tingkat dunia.

Direktur Sekolah Kasih Baptish, Aini Shu, menuturkan untuk pertama kali sekolah ini terjun diperlombaan tingkat dunia.

Persiapan yang dilakukan pun dalam waktu singkat. Sebelumnya ada 38 pelajar yang ikut serta, namun karena penyisihan jadi tersisa tiga orang, yakni Anjellymar, Nathan Evander dan Dion Febrio, ketiganya merupakan pelajar kelas 1 SD.

Aini menjelaskan persiapan yang dilakukan jelang lomba di Jepang nanti, pihak sekolah akan mendatangkan tim khusus dari Jakarta untuk membina dan melatih kemampuan ketiga pelajar tersebut. Sedangkan biaya yang digunakan ke Jepang nanti, seluruhnya telah ditanggung oleh pembina yayasan sekolah.

"Dari 119 peserta di Indonesia, 3 diantaranya dari Sekolah Kasih Baptist dan sekolah ini satu-satunya perwakilan dari Babel," kata dia, Senin (13/5/2019)

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eti Fahriaty, memberikan apresiasi kepada Sekolah Kasih Baptist yang telah menelurkan peserta untuk ajang lomba taraf internasional.

Ia menuturkan Kota Pangkalpinang sebagai etalase pendidikan di Bangka Belitung, diharapkan dapat unggul sesuai dengan motto Pangkalpinang Senyum (Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Makmur).

"Terima kasih kepada Sekolah Kasih Baptist yang sangat antusias dalam memajukan pendidikan di Pangkalpinang. Kami mewakili pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung dan dan berdoa agar harapannya bisa mengharumkan Kota Pangkalpinang," ujar Eti.

Eti menyebut sekolah di Pangkalpinang sebenarnya kerap mendapat tawaran berkompetisi di ajang nasional bahkan internasional.

Namun karena adanya hambatan berupa dana, apalagi sekolah-sekolah negeri sehingga membuat terhalang. Hal tersebut sebenarnya disebut Eti, jangan sampai menghalangi untuk kemajuan lantaran dana yang kurang, bisa diajukan dan akan didukung oleh pemerintah.

Dia berharap, dengan perlombaan taraf internasional yang diikuti oleh Sekolah Kasih Baptist ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk dapat berlomba diajang tingkat dunia.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved