Advetorial

Aktivitas Penumpang di Bandara Depati Amir Masih Normal, Tajuddin: Belum Nampak Arus Mudik

Hingga saat ini jumlah penerbangan di Bandara Depati Amir masih normal. Diprediksi memasuki H-7 lebaran Idul Fitri baru akan peningkatan penumpang.

Aktivitas Penumpang di Bandara Depati Amir Masih Normal, Tajuddin: Belum Nampak Arus Mudik
Bangkapos.com/Gatra
Tajudin, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Provinsi Bangka Belitung (Babel) ditemui para pers, kamis (26/2/2015). 

BANGKAPOS.COM-- Hingga saat ini jumlah penerbangan di Bandara Depati Amir masih normal. Diprediksi memasuki H-7 lebaran Idul Fitri baru akan terjadi peningkatan jumlah penumpang. Namun hingga saat ini belum ada informasi maskapai yang akan menambah penerbangan jelang lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tajuddin menjelaskan, biasanya memasuki H-7 ada penambahan jumlah penerbangan. Namun tak semua maskapai memberlakukan penerbangan tambahan tersebut.

Jumlah penerbangan sekarang ini masih bisa melayani penumpang. Lebih jauh ia mengatakan, sampai sekarang belum ada keterangan mengenai extra flight (penambahan penerbangan) dan belum ada pergerakan signifikan arus mudik melalui bandara.

"Jumlah penerbangan di Bandara Depati Amir masih normal. Untuk penerbangan rute Pangkalpinang Jakarta, sementara ini dilayani empat airline (Garuda, Citylink, Sriwijaya, Lion)," kata Tajuddin didampingi Akhiriyadi Kasi Kebandarudaraan Dishub Babel, Selasa (14/5/2019).

Untuk penerbangan Bandara Depati Amir-Soekarno Hatta, kata Tajuddin, sudah ada mulai pukul tujuh pagi. Tak hanya melayani penumpang ke Jakarta, sebab Bandara Depati Amir juga melayani penumpang tujuan Batam, Palembang, Bandung dan Yogyakarta.

Selain itu ada juga penerbangan dalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni tujuan Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan. Kadishub Tajuddin menjelaskan, tahun lalu jumlah penumpang menggunakan jasa Bandara Depati Amir sebanyak 2.173.085 orang.

"Sedangkan jumlah kargo di Bandara Depati Amir tahun lalu, ada sekitar 10.904.928 kilogram," kata Kadishub Tajuddin.  (Diskominfo Babel)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved