Berita Pangkalpinang

Kepala BKPSDM Sebut ASN Naik Pangkat Sudah Melalui Proses Penilaian

Rancananya Oktober mendatang kembali akan ada kenaikan pangkat ASN tahap berikutnya.

Kepala BKPSDM Sebut ASN Naik Pangkat Sudah Melalui Proses Penilaian
Dokumen Bangka Pos
Kepala BKPSDM Babel, Sahirman Jumli 

BANGKAPOS.COM - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirman Jumli mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan kenaikan pangkat telah melalui proses assesment (penilaian)

"Tentu ada penilaiannya, kita sudah melakukan assessment mengecek kapasitas dan kompetensi mereka, dukungan mitra dan pemimpin maupun rekan kerja," kata Sahirman, usai penyerahan SK Kenaikan Pangkat 811 ASN Pemprov Babel, di Rumah Dinas Gubernur Babel, Selasa (14/5/2019).

Selain itu, tak kalah pentingnya kata Sahirman mereka yang naik pangkat ini harus memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa.

"Totalnya ada 818 orang yang sudah memenuhi syarat dan SK siap dibagikan, terdiri dari golongan IV naik ke III naik ke II dan bervariasi tapi paling banyak naik ke golongan III, tadinya mereka hanya staf tapi sudsh memiliki sertifikat barang dan jasa punya kompetensi, maka kita utamakan untuk promosi pada tahap berikutnya," kata Sahirman.

Ia mengatakan, ini baru pertama kali dilakukan untuk penyerahan SK secara bersamaan hingga ratusan orang dan mendapatkan pengarahan langsung dari Gubernur.

"Biasanya penyerahan 10 orang, supaya kenaikan pangkat ada perubahan perilaku, mindset kita minta arahan dari Gubernur langsung. Setiap perubahan struktur harus ada perubahan mindset, semakin bertanggungjawab, bisa bekerjasama dan tingkatkan integritas, tanggungjawab bertambah, tanpa perubahan sulit beradaptasi, apalagi nanti mulai jadi pimpinan," katanya.

Ia menyebutkan, rancananya Oktober mendatang kembali akan ada kenaikan pangkat ASN tahap berikutnya.

"Kemungkinan Oktober akan lihat kembali, per triwulan. Naik pangkat naik juga salary nya dan ini sudah dianggarkan, makanya dalam penganggaran itu kan ada 10 persen lebih itu untuk antisipasi yang begini naik pangkat, mutasi," kata dia.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved