Berita Pangkalpinang

Banyak Guru Pensiun Tahun Ini, Dindikbud Pangkalpinang Minta Adakan Rekrutmen Kembali

Banyaknya guru yang pensiun di tahun ini, membuat sedikit kecemasan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang

Banyak Guru Pensiun Tahun Ini, Dindikbud Pangkalpinang Minta Adakan Rekrutmen Kembali
Bangka Pos/Ira Kurniati
Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eti Fahriaty 

BANGKAPOS.COM  - 2019 ada sebanyak 57 guru Sekolah Dasar (SD) dan enam guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan pensiun. Banyaknya guru yang pensiun di tahun ini, membuat sedikit kecemasan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang

Dinyatakan kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eti Fahriaty, pembelajaran di sekolah dapat berjalan kurang efektif dengan kurang nya guru yang nantinya akan pensiun ini.

"Kami was-was juga kalau kekurangan guru. Ini bukan jumlah yang sedikit untuk guru. Kalau ada yang pensiun, otomatis pembelajaran di sekolah tidak sesuai aturan karena gurunya kurang," ujar dia, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya, meskipun sudah memiliki CPNS guru yang belum lama ini menerima SK walikota Pangkalpinang, namun masih belum bisa mencukupi keseluruhan untuk tenaga pendidik di Pangkalpinang ini.

Apalagi kebanyakan yang pensiun nanti merupakan guru kelas di Sekolah Dasar. Eti menuturkan, Dindikbud sebenarnya telah mengajukan rekrutmen guru sejak 2016 silam, namun baru bisa direalisasikan ditahun 2019.

Ditambah lagi untuk tenaga guru honorer saat ini sudah dihentikan oleh pemerintah kota. Guru honorer pun harus betul-betul yang memiliki kompetensi. Pasalnya untuk gaji guru honorer tidak lagi menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) ataupun komite, melainkan langsung dari APBD Kota Pangkalpinang.

Eti berharap pemerintah dapat melakukan rekrutmen kembali untuk tenaga pendidik ini agar proses pembelajaran tidak terhambat. Minimal tambahan 150 guru untuk rekrutmen kembali nanti.

"Kami berharap pemerintah tidak berhenti rekrutmen guru. Kalau 3 atau 4 tahun sekali itu terlalu lama dan akan kacau. Kita akan terus kekurangan guru. Apalagi tahun depan lebih banyak guru yang akan pensiun," tutur Eti.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved