Berita Pangkalpinang

Lahan Belakang Lapas Tuatunu Bakal Dijadikan Tempat Pemakaman Umum

Pemakaman umum ini juga bisa dipergunakan baik itu untuk umat muslim maupun non muslim. Nantinya akan dibuat blok untuk memisahkan

Lahan Belakang Lapas Tuatunu Bakal Dijadikan Tempat Pemakaman Umum
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana membangun sebuah TPU (Tempat Pemakaman Umum) baru yang berlokasi di belakang Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Tuatunu. Rencana pembangunan akan dilaksanakan di tahun 2020 mendatang.

Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, menuturkan, lahan yang akan digunakan seluas 5,8 hektar. Wacana ini  akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat di sekitar lokasi yang akan dibangun.

Pekuburan yang akan dibangun bersifat representatif, yang nantinya memiliki pepohonan rindang dan tertata serupa dengan pemakaman umum di DKI Jakarta.

"Yang lama kita bantu untuk dirapikan. Kalau yang baru ini bisa untuk seluruh masyarakat Pangkalpinang, semuanya terintegrasi," ujar Molen, Kamis (16/5/2019).

Pemakaman umum ini juga bisa dipergunakan baik itu untuk umat muslim maupun non muslim. Nantinya akan dibuat blok untuk memisahkan blok pemakaman umat muslim dan non muslim tersebut.

"Tidak masalah selagi kesepakatan bersama. Tadi yang dari perwakilan katholik mereka setuju untuk digabung, cuma nanti kita pisahkan blok nya. Bisa saja lahan 5 hektar untuk muslim dan sisa seluas 8000 nya untuk non muslim," tambahnya.

Rencana pemakaman baru ini pun telah disepakati oleh pengurus TPU di Pangkalpinang dan masyarakat, namun pemerintah masih ingin melakukan sosialisasi kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

"Nanti kita kasih gambaran ke masyarakat sekitar dan yakinlah dengan kehadiran pemakaman baru ini akan membawa nilai bagi kawasan itu. Akan kita buat representatif, untuk tempat wisata sekaligus untuk pemakaman," ujarnya.

(Bangkapos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved