Berita Pangkalpinang

Simak Ini Jadwal PPDB SMA/SMK di Babel dan Sistem PPDB 2019

Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan PPDB Tahun ini mengacu pada Permendikbud no 51 tahun 2018

Simak Ini Jadwal PPDB SMA/SMK di Babel dan Sistem PPDB 2019
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Soleh. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020 jenjang SMA/SMK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dimulai pada 17-22 Juni mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan PPDB Tahun ini mengacu pada Permendikbud no 51 tahun 2018 dan Surat Edaran bersama menteri pendidikan dan menteri dalam negeri.

PPDB Jenjang SMA/SMK menggunakan sistem yang berbeda, untuk jenjang SMK pada satu wilayah kabupaten/kota bebas zonasi, hanya menggunakan nilai Ujian Nasional atau SHUN. Sedangkan untuk SMA murni menggunakan sistem zonasi ditambah dengan nilai Ujian Nasional atau SHUN.

Untuk jenjang SMK, akan terlebih dahulu dilakukan tes bakat dan minat bagi calon siswa, jadwal tes dan pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing sekolah. Namun, untuk jadwal pendaftaran akan disamakan dengan SMA.

"Untuk SMK ini berdasarkan kompetensi di masing-masing kabupaten/kota memungkinkan bebas wilayah zonasi. Misalnya di Pangkalpinang, anak bebas untuk memilih masuk ke SMK mana saja tapi yang menjadi tolak ukur ialah nilai ujian nasional," kata Soleh, Kamis (16/5/2019).

Disinggung soal seleksi minat dan bakat yang berbeda setiap sekolah, kata Soleh masing-masing SMK telah mensosialisasikan ke sekolah SMP untuk jadwal tes bakat dan minat.

"Mereka sudah sosialisasi jadwalnya, seleksi minat bakat, untuk mengelompokkan anak-anak sesuai kompetensinya, misalnya di SMK 2 ada 10 kompetensi nanti di tes mereka ke kompetensi yang mana, sehingga mereka tidak asal pilih tapi sesuai dengan minat bakat dan terfokus memilih program studi," katanya.

Sedangkan untuk SMA, zonasi dalam kabupaten/kota berdasarkan kelurahan/desa di kabupaten/kota. Soleh menilai, hal ini perlu diberlakukan zonasi lantaran jurusan yang ada di SMA hanya ada tiga yakni IPA, IPS, dan Bahasa.

Untuk sistem seleksinya, menggunakan sistem skoring jarak antara rumah dengan sekolah ditambah nilai UN.

"Karena jurusan sama harus kita bagi zonasi. Untuk proses seleksi anak dalam zonasi itu diberikan skor, skor yang paling tinggi yang paling dekat dari rumah ke sekolah untuk jarak 0-500 meter itu skornya 400, kita berikan rentang antar 500 meter atau setengah kilo jaraknya dengan kita bedakan interval nilai 5 point, 500 meter-1 kilo itu nilainya 395," katanya.

Semakin dekat domisili siswa dengan sekolah, skornya akan semakin tinggi begitu juga sebaliknya, meskipun berada dalam satu zonasi kalau jaraknya jauh ini akan berbeda.

"Agar PPDB tidak diskriminatif, berkeadilan, transparan dan akuntabel, objektif, maka anak-anak jarak jauh ini kan kasian. Nilai skor jarak dalam zonasi ditambah dengan dengan nilai SHUN, kalau mereka memiliki prestasi akademik dan non akademik baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional ini kita berikan skor. Skor kita ambil jumlah total untuk nanti diperingatkan," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Jadwal PPDB TA 2019/2020
Pendaftaran: 17-22 Juni 2019
Pengesahan: 25 Juni 2019
Pengumuman: 26 Juni 2019
Pendaftaran Ulang: 27-29 Juni 2019
Masuk Sekolah: 15 Juli 2019
Pengenalan Lingkungan Sekolah: 15-18 Juli 2019

Sumber: Dinas Pendidikan Babel (o2)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved