Berita Pangkalpinang

Tiket Mahal 559 Penerbangan Dibatalkan dalam 15 Hari Terakhir

Harga tiket pesawat yang saat ini masih melambung tinggi berbuntut pada banyaknya jumlah pembatalan penerbangan

Tiket Mahal 559 Penerbangan Dibatalkan dalam 15 Hari Terakhir
(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)
Verry Rizki Permana Assitant manager of terminal & landside service

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Harga tiket pesawat yang saat ini masih melambung tinggi berbuntut pada banyaknya jumlah pembatalan penerbangan yang terjadi dari tanggal 1-15 bulan Mei 2019, di bandara Depati Amir kota Pangkalpinang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Assitant manager of terminal & landside service Verry Rizki Permana, ia mengatakan jika jumlah pembatalan penerbangan yang dilakukan oleh maskapai penerbangan sebanyak 559 pembatalan penerbangan.

"Sampai kemarin itu sekitar 559 penerbangan," ujar Verry, Kamis (16/5) saat ditemui diruang kerjanya.

Pembatalan penerbangan paling banyak terjadi untuk maskapai penerbangan Lion Air dan Sriwijaya Air, dikarenakan memang penerbangan di Bandara Depati Amir didominasi oleh dua maskapai tersebut.

Untuk pembatalan penerbangan kedepannya Verry mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan, dikarenakan pembatalan penerbangan itu adalah kebijakan dari maskapai itu sendiri, sedangkan Angkasa Pura II (AP II) sebagai pengelola bandara hanya bisa memonitor.

Namun melihat dari harga tiket pesawat yang sampai dengan saat ini masih tinggi, Verry memperkirakan untuk kedepannya masih akan terjadi pembatalan serupa yang dilakukan oleh pihak maskapai penerbangan.

"Karena tarif yang mahal, mungkin penumpang yang akan berpergian akan memilih menggunakan moda transportasi lain," ujarnya.

Verry juga menambahkan jika faktor lain dari banyaknya jumlah penerbangan yang dibatalkan dikarenakan memang sudah menjadi tren di Bangka, jika di awal-awal ramadan akan terjadi banyak pembatalan penerbangan, barulah nanti pada saat dua minggu mendekati lebaran jumlah penumpang akan kembali meningkat. Namun diakuinya jika pembatalan penerbangan terbanyak terjadi ditahun ini.

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved