Ramadan

Sholat Tarawih yang Benar 11 atau 23 Rakaat? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Pada beberapa masjid, jumlah rakaat Sholat Tarawih berbeda-beda. Ada yang melaksanakan 11 rakaat termasuk 3 rakaat witir.

Sholat Tarawih yang Benar 11 atau 23 Rakaat? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Warta Kota/Adhy Kelana
Ribuan jamaah mengikuti salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5). 

BANGKAPOS.COM - Satu di antara amalan sunah pada bulan Ramadan adalah mengerjakan sholat Tarawih.

Sholat Tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya yang dilanjutkan sholat Witir.

Pada beberapa masjid, jumlah rakaat Sholat Tarawih berbeda-beda. Ada yang melaksanakan 11 rakaat termasuk 3 rakaat witir.

Sementara di masjid lain, melaksanakan 23 rakaat.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, berdasarkan Hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, Nabi SAW tidak pernah menambah di bulan Ramadan ataupun di luar Ramadan, jumlah rakaat Sholat Tarawih tak lebih dari sebelas rakaat (termasuk Sholat Witir).

"Jelas di situ disebutkan 11 rakaat. Tak lebih tak kurang. Lalu yang 23 rakaat itu datangnya dari mana?," kata Ustadz Abdul Somad.

UAS menjelaskan, itu riwayat disebutkan oleh jumhur ulama, dari kalangan Ahli Fiqh, Mazhab Hanafi, Mazhab Hambali, Daud Zohiri, mayoritas ulama.

"Sesungguhnya kaum muslimin sholat pada masa Umar Ibnu Khattab RA, dan Utsman Ibn Affan, Ali Ibn Abi Thalib, mereka Sholat 20 rakaat," kata Ustadz Abdul Somad mengutip satu keterangan.

Hal itu disepakati jumhur ulama. Nama imamnya Ubay Bin Ka'ab.

UAS mengatakan, saat itu Umar Bin Khattab melihat orang Sholat di posisi berbeda-beda.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved