Berita Pangkalpinang

Hidup Sebatang Kara, Tukang Urut Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan

Sekitar pukul 19.00 saya melihatnya sudah dengan kondisi kayak gitu. Saya awalnya mau minta urut

Hidup Sebatang Kara, Tukang Urut Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan
Bangkapos/Risky Irianda
Tim dari Polsek Taman Sari saat membawa jenazah Hanafi (60) ke RSUD Depati Hamzah, Sabtu (18/5). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Seorang Pria yang dikenal sebagai tukang urut  bernama Hanafi (60) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di rumah kontrakan di jalan Fatmawati Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (19/5/2019) malam.

Darmaji (39) warga yang pertama kali melihat mengatakan, tubuh Hanafi dipenuhi semut di bagian punggung. Saat itu Hanafi seperti orang sedang tidur.

"Sekitar pukul 19.00 saya melihatnya sudah dengan kondisi kayak gitu. Saya awalnya mau minta urut kesini, karena memang dia ini tukang urut. Setelah saya dateng lihat dia itu kan bisa keliatan dari kaca ini, langsung saya lari kedepan minta bantuan pada warga," ujar Darmaji kepada Bangkapos.com.

Almarhum Hanafi baru menempati rumah kontrakan selama dua minggu.

Hal ini diketahui dari Sofiah selaku Ketua Rt 08 yang mengungkapkan, almarhum datang seorang diri untuk meminta izin tinggal setelah sebelumnya almarhum tinggal di daerah Air Hitam dan Gandaria.

"Baru sekitar dua Mingguan lah, tapi ngelapor sama ibu baru senin kemaren. Dia baru ngelapor hari senin kemarin kalau dia ngontrak. Saya tanya bapak ada keluarga apa enggak?, Trus dia bilang ada bu tapi keluarga saya ada di Jawa," kata Sofiah.

Lebih lanjut Sofiah mengatakan, Almarhum sudah terlihat seperti orang sakit saat meminta izin.

"Keliatan bapak itu pucat banget mukanya. Badanya itu gemuk terus nafasnya itu kayak berat banget mengap-mengap gitu.

Karena ibu ngimbangin nafasnya jadi ya tidak apa-apa saya izinkan, tapi minta KTP sama Kartu Keluarga saja jadi kalau ada apa-apa bisa kontrol," lanjut Sofiah.

Namun nahas sebelum Almarhum memberikan KTP dan KK, Sofiah harus mendengar kabar duka yang disiarkan dari Masjid.

"Belum sempat KTP sama Kartu Keluarga diberikan kepada saya, tiba-tiba malam ini ada berita di masjid lagi taraweh sudah meninggal.

Dari itu saya langsung kesini untuk melihat bagaimana keadaannya, karena tau dia hanya sendiri disini," tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Taman Sari AKP Teguh Setiawan mengatakan, saat ini kepolisian masih berusaha mencari kerabat jenazah Hanafi.

"Berdasarkan KTP ini orang Lampung Tengah. Saat ini kami berkoordinasi dengan Polsek di Lampung Tengah untuk meminta bantuan mereka mencari kerabat keluarganya.

Berdasarkan keterangan saksi ada bisul di leher bagian belakang telinga kanan. Saat ini masih berada di RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjutnya," ujar AKP Teguh Setiawan. (Bangka Pos/Rizky Irianda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved