Berita Sungailiat

Polisi Datangi Rumah Sakit Koordinasi Soal Bayi Dibuang

Mengenai upaya yang telah dilakukan polisi kata Sophian, menghimpun data dari berbagai sumber disinyalir mengetahui soal proses persalinan ibu bayi

Polisi Datangi Rumah Sakit Koordinasi Soal Bayi Dibuang
(IST/Humas Polres Bangka).
Bayi diduga dibuang orangtuanya. Bayi ditemukan di Masjid Al-Qhonar Desa Ridingpanjang Belinyu Bangka, Kamis (16/5/1019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapolres Bangka, AKBP Budi Arianto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Senin (20/5/2019) menyebut berbagai upaya sudah dilakukan oleh pihak kepolisian, khususnya Jajaran Polsek Belinyu guna mengungkap kedok pelaku diduga pembuang bayi di Masjid Al-Qhonar Desa Ridinganjang Belinyu, empat hari lalu.

Namun upaya ini memang belum membuahkan hasil. "Sehingga orangtua bayi tersebut belum diketahui," kata Sophian.

Mengenai upaya yang telah dilakukan polisi kata Sophian, menghimpun data dari berbagai sumber disinyalir mengetahui soal proses persalinan ibu bayi, termasuk identitas orangtuanya.

Melalui langkah ini diharapkan kemudian bakal terbongkar siapa sebenarnya pelaku yang telah tega meletakan atau membiarkan bayi berada di dalam masjid tersebut hingga akhirnya ditemukan oleh warga sekitar.

"Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik itu pihak rumah sakit dan lain sebagainya, namun sampai saat ini belum diketahui siapa ortangtua bayi tersebut," kata Sophian.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Ny Ani tiba-tiba mendengar suara tangis bayi menggema dari dalam Masjid Al-Qhonar di RT 04 Jintan Dusun Cangkum Desa Ridinganjang Belinyu Bangka, Kamis (16/5/2019) siang.

Perempuan Itu pun keluar dari rumah yang berdekatan dengan masjid tadi. Ia berusaha mencari sumber suara, ternyata sesosok bayi terbungkus kain bedong tergeletak persis di dalam tempat ibadah itu.

Namun Ani tak berani mendekati bayi. Ia langsung memangil suaminya, Suman.

Sang suami kemudian memeriksa mahluk yang dimaksud yang ternyata benar-benar sesosok bayi mungil.

Pasangan suami-istri ini langsung menggendong bayi itu, dan melaporkan temuan pada Kadus dan Kades setempat. Di dalam kain bedong bayi ditemukan secarik kertas bertuliskan huruf-huruf diduga nama bayi pemberian orangtua. Tulisan itu berbunyi Kayla Putri Ramadani.

(Bangkapos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved