Berita Bangka Selatan

Cacar Monyet Buat Warga Toboali Cemas, DKPPKB Bangka Selatan Pastikan Aman

Isu mulai berkembangluasnya penyebaran penyakit Monkeypox atau cacar monyet sempat membuat masyarakat cemas, tak terkecuali masyarakat Bangka Selatan.

Cacar Monyet Buat Warga Toboali Cemas, DKPPKB Bangka Selatan Pastikan Aman
360nobs.com
Kondisi bocah Afrika yang badannya terserang virus cacar monyet atau monkeypox. 

BANGKAPOS.COM - Isu mulai berkembangluasnya penyebaran penyakit Monkeypox atau cacar monyet sempat membuat masyarakat cemas, tak terkecuali masyarakat Bangka Selatan.

Ria (32) guru honorer yang tinggal di Toboali, Selasa (21/5/2019) mengaku khawatir virus cacar monyet masuk dan menyebar ke wilayah Indonesia.

Terlebih menurut wanita kelahiran Jebus, Kabupaten Bangka Barat ini isu soal wabah cacar monyet telah ramai diperbincangkan, baik media cetak maupun media sosial.

DKPPKB Pastikan Belum Ada Gejala Cacar Monyet Masuk ke Basel

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Bangka Selatan, Supriyadi menegaskan hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda masyarakat terjangkit virus cacar monyet.

Walau demikian, upaya pencegahan penyebaran virus cacar monyet tersebut menjadi priorotas pihaknya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel, Supriyadi
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel, Supriyadi (Bangka Pos / Anthoni Ramli)

Menurut Supriyadi, upaya pencegahan ini bukan hanya menjadi tugas Puskesmas semata, namun tugas dinas kesehatan dan seluruh masyarakat yang telah mengetahui informasi dengan cara mensosialisasikan informasi itu.

"Alhamdulillah sejauh ini belum ada temuan kasus cacar monyet. mudah-mudahan tidak masuk sampai kesini. Kami sudah melakukan upaya dengan meneruskan surat edaran Kemenkes RI sampai ke Puskesmas puskesmas soal virus tersebut," kata Supriyadi, Selasa (21/5/2019).

(Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved