Berita Pangkalpinang

Ini Alasan Ketua KPU Babel Tolak Tandatangan Pernyataan Sikap Mahasiswa

Mahasiswa membacakan beberapa poin tuntutan kepada KPU Provinsi Bangka belitung.

Ini Alasan Ketua KPU Babel Tolak Tandatangan Pernyataan Sikap Mahasiswa
(Muhammad Rizki/R1)
Suasana aksi gabungan organisasi mahasiswa dari beberapa kampus di depan kantor KPU Provinsi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada saat selesai pembacaan tuntutan beberapa organisasi mahasiswa dari beberapa kampus di Bangka Belitung kepada KPU Provinsi Bangka Belitung, dimulai lah sesi tanda tangan yang ditanda tangani oleh beberapa mahasiswa.

Namun pada saat mahasiswa meminta ketua KPU Davitri untuk menandatangin tuntutan tersebut, Davitri mengatakan jika ia menolak untuk menandatangani tuntutan tersebut. Dikarenakan ada satu di antara poin yang menurutnya tidak sesuai dengan realita yang ada.

Mahasiswa membacakan beberapa poin tuntutan kepada KPU Provinsi Bangka belitung.

Berikut isi tuntutan dari mahasiswa yang melakukan aksi di depan kantor KPU Provinsi Bangka Belitung.

Bismillahirohmanirrohim. Pernyataan sikap, pelaksanaan pemilu serentak 2019 ini menyisakan catatan hitam, yakni tragedi kemanusiaan yang menciderai sejarah demokrasi di Indonesia. Jatuhnya ratusan korban meninggal yang akan menjadi beban demokrasi.

Khususnya dalam melaksanakan pemilu dimasa depan, apabila tidak diungkap penyebabnya hingga tuntas, atas pernyataan tersebut Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bersama Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi, menyatakan sikap :

1. Duka mendalam atas hampir 600 petugas pemilu dan kepolisian yang meninggal pada saat bertugas di pemilu 2019.

2. Menuntut DPR bersama pemerintah untuk segera mengungkap penyebab dari kematian ratusan petugas KPPS, pengawas pemilu, pihak keamanan, dan kepolisian dengan melibatkan para ahli medis maupun elemen masyarakat luas, agar kasus ini terungkap dengan jelas, tuntas, dan tidak membebani pelaksanaan pemilu negeri ini dimasa depan.

3. Menuntut pemerintah bersama DPR RI dan penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU, Bawaslu, dan DKPP mengevaluasi pelaksanaan pemilu serentak 2019 dengan transparan dan tidak membawa kepentingan pihak manapun.

4. Menuntut KPU untuk mengevaluasi dengan komprehensif terkait adanya ketidak terbukaan sistem perhitungan surat suara pemilu 2019.

Halaman
12
Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved