Berita Pangkalpinang

VIDEO: Ketua KPU Bangka Belitung Pimpin Sholat Gaib saat Aksi Mahasiswa

Pada saat Gabungan organisasi mahasiswa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dari beberapa kampus

BANGKAPOS.COM - Pada saat Gabungan organisasi mahasiswa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dari beberapa kampus di Bangka Belitung, menggelar aksi dengan tema "Duka Cita Untuk Korban Pemilu" di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung.

Terlihat sosok Ketua KPU Bangka Belitung, Davitri menjadi imam pada sholat gaib yang dilakukan ditengah jalan di depan kantor KPU Bangka Belitung, dan yang menjadi makmum adalah puluhan mahasiswa yang sedang melakukan aksi terkait banyaknya korban jiwa dalam pemilu 2019 ini.

Mahasiswa yang berjumlah sekitar 30 orang mulai berkumpul di depan kantor KPU sekitar pukul 13.40 WIB, sebelum melakukan orasi, Riadi Pratama selaku koordinator lapangan meminta para petugas yang berkumpul di dalam kantor KPU untuk keluar dan mengawal aksi mereka dari luar.

"Untuk bapak-bapak polisi yang berada didalam, silahkan keluar, kawal aksi kami dari luar pak dari pada santai-santai disana," ujar Riadi. Selasa (21/5) sesaat sebelum acara dimulai. Selain itu mahasiswa juga meminta agar Davitri, untuk keluar dan hadir mendengarkan aspirasi dari mereka.

Sekitar sepuluh menit berlalu, namun tidak ada tanda-tanda bahwa pihak kepolisian akan keluar dan mengawal aksi tersebut dari luar, dan tidak pula ada tanda-tanda dari pihak perwakilan KPU yang akan keluar menemui mahasiswa.

Mahasiswa yang mulai habis kesabarannya berinisiatif jika sampai dengan hitungan ke 20 permintaan mereka tidak juga digubris, maka mereka akan menutup jalan, sehingga akan menimbulkan kemacetan.

Habis sudah hitungan ke 20, mahasiswa yang berjumlah sekitar 30 orang ini yang tadinya berbaris rapi di depan kantor KPU mulai merangsek menuju ketengah jalan untuk menutup jalan, dan berorasi ditengah jalan sehingga menimbulkan kemacetan.

Sekitar 15 menit berlalu, akhirnya Davitri ditemani komisioner KPU yang lain keluar untuk menemui mahasiswa secara langsung. Dan mahasiswa yang tadinya menutup jalan, perlahan mulai berbaris rapi kembali di depan kantor KPU, dikarenakan permintaan mereka untuk bertemu dengan ketua KPU sudah dipenuhi.

Ditemani ketua KPU bersama mereka, mahasiswa mulai menyampaikan orasi, orasi yang mereka sampaikan berkenaan dengan banyaknya petugas KPPS yang tewas pada saat bertugas pada pemilu 2019.

Mereka merasa miris karena sampai saat ini tidak adanya kejelasan yang mereka terima terkait penyebab tewasnya ratusan petugas KPPS. Dan mereka pun mengatakan jika tidak dapat diterima dengan akal mereka jika penyebab tewasnya petugas KPPS hanya dikarenakan kelelahan.

Halaman
1234
Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved