Ramadan

Anak Minta Martabak Untuk Buka Puasa, Ibu Hanya Dapat Sajikan Nasi Campur Minyak Ikan Goreng

Nor Azuha tidak dapat menuruti keinginan anaknya untuk makan martabak saat berbuka puasa.

Anak Minta Martabak Untuk Buka Puasa, Ibu Hanya Dapat Sajikan Nasi Campur Minyak Ikan Goreng
Sinar Harian
Keluarga ini makan nasi lauk minyak goreng selama Ramadan. 

"Kalau dapat duit lebih baru suami mampu beli ikan dan telur, kalau tidak kita makan ikan asin, nasi dengan air garam atau nasi dengan minyak ikan goreng," imbuhnya.

Diketahui harga sepotong martabak adalah 5 ringgit, atau setara dengan Rp 17 ribu.

Beruntung 3 anaknya tidak pernah mengeluh ataupun menuntut dengan kondisi ekonomi Nor Azuha.

Selama ini Nor Azuha mendapat zakat sebesar 400 ringgit atau sebesar Rp 1,3 juta setiap bulan, yang hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Belum selesai kesengsaraan yang harus dihadapi oleh Nor Azuha dan keluarga, karena harus makan dengan nasi garam setiap hari.

Nor Azuha dan keluarganya juga dihadapkan dengan kenyataan bahwa mereka tinggal di rumah papan yang tidak layak huni.

Rumah papan tersebut sudah dihuni oleh Nor Azuha dengan keluarganya selama 11 tahun.

"Rumah ini tidak sempurna, atapnya bocor, kalau hujan kami semua basah, airnya membanjiri lantai," ungkap Nor Azuha seperti yang Grid.ID kutip dari laman Khalifahdunia.com.

Untuk memasak, Nor Azuha menggunakan tungku arang yang diletakkan di luar rumahnya.

Nor Azuha lebih memilih untuk tinggal di rumah papan tersebut karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved