Begini Nasib Siswa Pintar yang Tak Diluluskan Kepsek, Setelah Ketemu Kadis Dikbud Justru Menyedihkan

Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) NTB Rusman mengaku baru menjabat selama dua minggu

Begini Nasib Siswa Pintar yang Tak Diluluskan Kepsek, Setelah Ketemu Kadis Dikbud Justru Menyedihkan
kompas.com/Fitri R
Aldi dan keluarganya bertemu pihak Dikbud NTB, Selasa (21/5/2019). 

BANGKAPOS.COM - Upaya keluarga dan tim pendamping Aldi Irpan, siswa kelas XII jurusan IPS, SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, NTB, untuk menganulir keputusan Kepsek yang tidak meluluskan Aldi kandas di tengah jalan.

Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) NTB Rusman mengaku baru menjabat selama dua minggu dan tidak bisa membuat keputusan dengan cepat terkait kasus Aldi.

Dia juga mengaku sistem pendidikan di NTB belum sepenuhnya baik dan sebagai kepala Dikbud yang baru dirinya harus menghormati keputusan kepala sekolah SMAN 1 Sembalun Sadikin Ali yang tidak meluluskan Aldi.

Hal itu disampaikannya saat Aldi, keluarganya serta tim pendamping mendatangi Dikbud NTB mengadukan masalah yang dihadapinya, Selasa (21/5/2019).

Tim pendamping terdiri atas Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Universitas Mataram (PKBH Unram), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Alumni SMAN 1 Sembalun.

"Saya baru menjabat dua minggu, jadi belum bisa memberikan keputusan. Untuk sementara ini saya harus menghormati keputusan kepala sekolah yang tidak meluluskan Aldi," kata Rusman, Selasa.

Rusman juga menyarankan agar Aldi dan tim yang membantunya untuk melaporkan kasusnya atau menyerahkan kasusnya ke Ombudsman NTB.

"Kami hanya bisa menyarankan agar menyampaikan kasus ini ke Ombudsman, apapun rekomendasi Ombudsman akan kami ikuti dan laksanakan," ujarnya.

Jawaban Rusman sempat memicu emosi pendamping Aldi.

Tim pendamping memintanya agar bertangungjawab sebagai pemegang kebijakan dalam menyelesaikan masalah yang terkait langsung dengan mental dan kualitas pendidik di NTB.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved