Berita Sungailiat

Dinas P2KBP3A Bangka Perangi Kasus Stunting, Ini Targetnya

Tujuannya untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bangka dan menciptakan Sumber Daya

Dinas P2KBP3A Bangka Perangi Kasus Stunting, Ini Targetnya
IST/Pemkab Bangka
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (P2KBP3A) berupaya untuk memerangi stunting (kasus gizi kronis) dengan berbagai cara dan strategi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (P2KBP3A) berupaya untuk memerangi stunting (kasus gizi kronis) dengan berbagai cara dan strategi. 

Tujuannya untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bangka dan menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berintegritas sesuai dengan visi misi Bangka Setara.

P2KBP3A bekerjasama dengan BKKBN provinsi Bangka Belitung mengadakan sosialisasi untuk mengajak masyarakat terutama kaum ibu dan kader KB di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka. 

Kegiatan yang diselenggarakan sejak Senin lalu ini bertajuk Sosialisasi materi dan media program prioritas Nasional.

" Tujuan untuk menurunkan anak dengan stunting dan dapat di intervensi sejak dini mulai dari 1000 hari pertama kehidupan sejak mulai dari ibu hamil sampai anak umur dua tahun," kata Kepala Dinas P2KBP3A Nurita,  menguraikan, disela sela kegiatan di Belinyu (22/5/2019). 

Ia memberikan pembelajaran kepada masyarakat terutama kaum ibu memang tak semudah membalikkan telapak tangan sehingga menurut Nurita diperlukan gerakan serempak dan berkesinambungan untuk mengentaskan angka stunting yang saat ini mengintai di Kabupaten Bangka.

Sementara Peserta dalam Sosialisasi ini diambil dari petugas Puskesmas, Kader PKB ,PLKB, tokoh masyarakat dan ibu yang memiliki anak balita serta ibu hamil di delapan Kecamatan. 

"Diharapkan tahun2020 Kabupaten bangka bebas stunting atau zero nol. 

Materi yang di berikan kepada peserta mengenai  pengasuhan pada 1000 hpk oleh kaper BKKBN Provinsi dan dilanjutkan dengan pembelajaran tentang delapan fungsi keluarga dan bina keluarga balita, remaja serta lansia,"ungkapnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved