Berita Pangkalpinang

Gubernur Surati Menteri Perhubungan Minta Tambah Kapal Pelni ke Babel

KA Tajuddin menyampaikan pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk memastikan kesiapan mudik dan arus balik lebaran tahun 2019 nanti.

Gubernur  Surati Menteri Perhubungan Minta Tambah Kapal Pelni ke Babel
BANGKA POS / DEDY Q
Kepala Dishub Babel Tajuddin 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajuddin menyampaikan pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk memastikan kesiapan mudik dan arus balik lebaran tahun 2019 nanti.

Saat ini, dua moda transportasi yang paling banyak diminati masyarakat untuk mudik yakni transportasi udara dan laut, namun transportasi darat lintas kabupaten/kota juga tak luput dari perhatian untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pemudik.

Tajuddin menyampaikan, untuk transportasi laut arus mudik diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang mulai 25 Mei mendatang. Ia membeberkan, untuk mudik jalur darat setidaknya ada sembilan kapal yang telah disiapkan.

Mahalnya harga tiket pesawat udara, maka diprediksikan tahun ini akan lebih banyak masyarakat yang mudik menggunakan jalur laut sehingga harus dipersiapkan secara matang.

"Untuk yang melalui jalur penyeberangan dari Tanjung Api-api ke Tanjung Kalian sudah disiapkan ada sembilan kapal yang kapasitasnya ratusan penumpang dan untuk kendaraan sekitar 30," kata Tajuddin, Rabu (22/5/2019).

Selain itu, untuk jalur Sadai menuju Tanjung Ru telah disiapkan satu kapal dan akan ada kapal tambahan sebanyak satu kapal.

Untuk tujuan Jakarta menuju Pelabuhan Pangkalbalam akan ada dua kapal yang melayani masyarakat yang ingin mudik. Sedangkan untuk Jakarta ke Tanjungpandan ada satu kapal.

"Kapasitas penumpangnya sampai 300 orang. Kendaraannya bisa puluhan," katanya.

Menurut Tajuddin, kapal-kapal ini sedang berupaya penambahan kapasitas, sebanyak 20-40 persen. Meski ada penambahan kapasitas, faktor keselamatan tetap diutamakan.

Lebih lanjut, Tajuddin menyampaikan  Gubernur Babel telah menyurati Menteri Perhubungan untuk menambah kapal Pelni yang melintasi Bangka dan Belitung dari Jakarta.

"Selama ini kapal Pelni pelayaran dari Jakarta ke Bangka dan Belitung hanya dua minggu sekali, menjelang lebaran kita berharap 1 minggu 1 kali, bisa banyak terangkut baik yang ke Bangka dan belitung, kalau ke Bangka akan bersandar di Tanjung Gudang Belinyu, Kalau di Belitung akan bersandar di Tanjung Batu," tambahnya.

Sedangkan untuk transportasi udara, puncak arus mudik diprediksikan akan berlangsung sekitar H-7 jelang lebaran.

"Berdasarkan info sementara dari airlinines  akan ada extra fligth. Tapi akan melihat perkembabgan karena slot yang mereka miliki belum maksimal dipakai, bahkan beberapa mengurangi frekuensi. Mungkin pada saat lebaran nanti mereka akan memanfaatkan slot yang tersedia dulu. Kalau masih ada tambahan baru mengajukan extra flight," jelas Tajuddin.

Sedangkan, untuk transportasi darat tidak terlalu banyak yang perlu dipersiapkan,  namun, yang paling penting kelaikan kendaraan.  Pihaknya, akan melakukan rem check pada kendaraan umum pada minggu ketiga puasa baik di Bangka maupun di Belitung.

"Dengan adanya pengecekan kelaikan kendaraan itu, angkutan mudik lebaran di darat lebuh lancar aman dan selamat. Tifak hanya kendaraan tapi juha supir jangan sampai ada supir menggunakan narkoba," katanya. (Bangkapos.com/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved