Berita Pangkalpinang

Hindari Konflik, Warga Lubuk Besar Tambang Temui Ketua DPRD Babel

Kedatangan dari warga Lubuk Besar yang pro dan merasa difitnah oleh warga yang kontra dengan pertambangan, Rabu (22/5/2019).

Hindari Konflik, Warga Lubuk Besar Tambang Temui Ketua DPRD Babel
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Audiensi masyarakat pro tambang bersama Didit Srigusjaya, Ketua DPRD Provinsi Babel. 

BANGKAPOS.COM-- DPRD Babel kembali menerima kedatangan dari warga Lubuk Besar yang pro dan merasa difitnah oleh warga yang kontra dengan pertambangan, Rabu (22/5/2019). 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya.

Sebelumnya Senin (20/5/2019) DPRD Bangka Belitung mengadakan audiensi dengan warga Lubuk Besar, yang meminta kepada DPRD agar segera mengatasi penambang timah ilegal yang menurut mereka melakukan aktifitas penambangan dihutan lindung bakau.

Lamana Ridianto, perwakilan dari para penambang di Lubuk Besar mengatakan kedatangan meraka adalah untuk menyampaikan aspirasi mereka yang merasa sudah difitnah.

Lamana memberikan contoh jika masyarakat yang kontra dengan tambang mengatakan jika para penambang menambang di hutan lindung bakau.

"Kami ini kerjanya diluar bakau, sekitar 2 km jauhnya dari bakau, teman-teman kalau bisa langsung ke lokasi, lihat sendiri," kata Lamana, Rabu (22/5) mencoba meyakinkan.

Dia juga tidak menginginkan adanya konflik antara warga yang pro tambang dan kontra dengan tambang. Untuk itu Lamana berharap  jangan sampai ada perpecahan diantara masyarakat Lubuk Besar yang selama ini hidup bertetangga dalam suasana kekeluargaan.

Menanggapi hal ini Didit mengatakan warga baik yang kontra maupun yang pro adalah sama-sama masyarakat yang harus diterima dan ditindak lanjuti aspirasinya.

Ia mengatakan Pemprov Babel sudah melakukan koordinasi tim, yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polisi, dan dinas kehutanan. Karena menurutnya DPRD tidak mempunyai hak eksekusi.

"DPRD ini sifatnya seperti wadah, hanya menampung dan menyalurkan aspirasi,"  jelas Didit, Rabu (22/5) kepada bangkapos.com saat ditemui seusai audiensi.

Menurutnya, agar menjadi polemik yang berkepanjangan agar pemerintah harus bersikap tegas, keluar dari ranah abu-abu, dan bijaksana dalam menentukan keputusan.

"Jangan hanya ingin selamat tapi rakyat dibiarkan, kita pemimpin harus ada sikap," tegas Didit. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved