Prabowo-Sandi Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya

Prabowo-Sandi Ternyata Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya. Meski KPU RI telah mengumumkan Jokowi-Ma'ruf

Prabowo-Sandi Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers didampingi tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di kediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Prabowo-Sandi Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya 

Prabowo-Sandi Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya

BANGKAPOS.COM - Prabowo-Sandi Ternyata Masih Bisa Menangkan Pilpres 2019, Pengamat Ungkap Cara dan Syaratnya

Meski KPU RI telah mengumumkan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pilpres 2019, namun bagi pengamat politik, ternyata Prabowo-Sandi rupanya juga masih memiliki peluang.

Pengamat Politik Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan, capres-cawapres Prabowo-Sandiaga bisa memenangkan Pilpres 2019 jika 38 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibatalkan.

Sementara menurut Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade juga menyatakan hal itu mungkin terjadi.

Pendapat keduanya itu disampaikan di Kompas TV, Selasa (21/5/2019) sore tadi.

Dilansir TribunnewsBogor.com (Grup TribunJatim.com) dari Kompas TV, Aiman Witjaksono selaku host menanyakan apakah mungkin tudingan kecurangan dari BPN Prabowo-Sandi bisa membalikkan keadaan.

Menanggapi hal itu, Muhammad Qodari menyebut bisa saja gugatan tim BPN Prabowo-Sandiaga ke MK mengubah hasil Pilpres 2019.

"Jadi perbedaan suara sah itu diakibatkan jumlah suara tidak sah di pileg itu sangat besar, hampir sekitar 17 juta lebih sementara pilpres hanya 3 juta sekian, pilpres jauh lebih mudah untuk memilih hanya 2 pasangan," katanya.

Namun ia menyebut, membuktikan kecurangan di MK itu cukup sulit.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved