Gubernur Erzaldi : Mahasiswa Harus Kreatif

Gubernur Kep Babel, Erzaldi Rosman, menjadi Keynote Speaker dalam Kegiatan “International Class on Asian Community” di Universitas Bangka Belitung

Gubernur Erzaldi : Mahasiswa Harus Kreatif
Humas Pemprov Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menjadi Keynote Speaker dalam Kegiatan “International Class on Asian Community” dengan Materi “Asian Competitiveness and Indonesia Position” yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB), di Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (22/5/2019) pagi. 

BANGKAPOS.COM--Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menjadi Keynote Speaker dalam Kegiatan “International Class on Asian Community” dengan Materi “Asian Competitiveness and Indonesia Position” yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB), di Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (22/5/2019) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UBB, bekerjasama dengan One Asia Foundations dari Jepang dengan tajuk “International Class on Asia Community” itu, juga dihadiri Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, Kepala Bappeda Babel Feri Insani, Rektor UBB Muh Yusuf beserta Wakil Rektor, Dekan FISIP UBB, Ibrahim dan puluhan Mahasiswa UBB.

Dalam paparannya, Gubernur Erzaldi menyampaikan fokus materi mengenai “Indonesian in ASIAN Competitiveness and Bangka Belitung Position”, dimana pada kesem­patan tersebut disampaikan program pembangunan melalui perspektif infrastruktur dan pariwisata, disamping pentingnya pembangunan Karakter.

Babel saat ini, diuraikan Gubernur, bertransformasi bertahap dari perekonomian yang bertumpu pada pertambangan menuju perekonomian berbasis Industri Pengolahan dan Jasa berdasarkan Potensi Daerah di Bidang Pertanian, Kelautan, Perikanan dan Pariwisata. Juga Potensi lain tentang bagaimana Pemanfaatan Logam Tanah Jarang untuk Hilirisasi Industri.

Sebagai kalangan Akademis, para Mahasiswa diminta oleh Gubernur Erzaldi melihat dan memanfaakan potensi - potensi ini untuk kemajuan dan Pembangunan.

“Kita kalau mau maju kita harus berani mengambil keputusan. Latihlah diri untuk pembentukan diri, dan menjadi diri kalian sendiri. Cari dan biasakan diri untuk selalu menjadi yang terbaik. Keliru kalau sebagai Mahasiswa hanya mengandalkan teori yang didapat, tetapi Mahasiswa harus kreatif. Dengan teori yang didapat harus mampu action, karena banyak peluang atau banyak sekali yang bisa dikerjakan di Babel,” ungkap Gubernur.

Karakter mahasiswa, ditegaskan Gubernur, harus dibentuk dari sekarang, kalau mau jadi orang sukses. “Peran Universitas sangat penting, terutama di era Industri 4.0 ini,” pungkasnya.

Gubernur juga menambahkan, saat ini, UBB telah terakreditasi B, sehingga kemampuan Mahasiswa diharapkan meningkat juga. Untuk itu, UBB didorong untuk dapat Bekerjasama dengan Universitas atau lembaga studi dari Luar, yang mau mengadakan kegiatan positif seperti ini, sehingga akan menambah nilai dan menjadikan kampus ini terbaik di Babel.

Sementara itu, Rektor UBB Muhammad Yusuf menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Erzaldi yang telah memberikan motivasi kepada para Mahasiswa UBB.

Katanya, dengan mengha­dirkan Narasumber dari Universitas atau kepakaran lain, baik dari luar maupun dalam negeri di kelas Internasional ini, diharapkan para mahasiswa bisa terbuka wawasan, sekaligus memberikan pemahaman bahwa saat ini, sudah masuk pada era Kompetisi.

Sehingga, menurut Rektor UBB ini, Mahasiswa bisa mempunyai wacana baru, ide baru dan memiliki kreatifitas serta memiliki pola pikir dan budaya untuk mendayagunakan segala potensi dan siap bersaing di dunia luar.

Berikan Beasiswa kepada 30 Mahasiswa

Usai memberikan menjadi keynote speaker, Gubernur berkesempatan memberikan Beasiswa kepada 30 Mahasiswa terbaik dalam mengikuti kelas Internasional ini. Dan dari ke 20 Peserta terbaik akan diikutkan dalam Program Schoolarship Hunters, yaitu program pencarian Beasiswa ke luar Negeri.

Perlu diketahui, FISIP UBB bekerjasama dengan One Asia Foundation menyelenggarakan International Class on Asian Community dengan tema “Asian Community: From Local Value and Nationalism Challenge to Identity Cross Border Mutual Relationship”, yang telah berlangsung dari bulan Februari hingga Mei 2019.

Kelas internasional berisi sesi-sesi perkuliahan dengan materi-materi terkini, aktual, dan hangat terkait dengan komunitas Asia. Kelas ini akan fokus pada mengenal, memahami, dan menganalisis relasi antarbangsa, dinamika hubungan, keunikan, dan tantangan antar bangsa di kawasan Asia. (Lulus/Humasprov/Adv).

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved