Aksi 22 Mei

Kisah Heroik Anggota TNI Saat Aksi 22 Mei, Evakuasi 20 Karyawan Swasta dan Mendapat Pelukan Warga

Kisah Heroik Anggota TNI Saat Aksi 22 Mei, Evakuasi 20 Karyawan Swasta dan Mendapat Pelukan Warga

Kisah Heroik Anggota TNI Saat Aksi 22 Mei, Evakuasi 20 Karyawan Swasta dan Mendapat Pelukan Warga
Tribun Jakarta
Anggota TNI disambut hangat dengan pelukan dari massa di Jalan Petamburan III, Petamburan, Rabu (22/5/2019). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Oknum perusuh bertindak semakin membabi buta di depan Gedung Bawaslu RI. Tak puas menyerang aparat kepolisian dengan batu, bom molotov, hingga busur panah sejak Selasa (21/5), mereka bahkan membakar pos polisi yang terletak tak jauh dari sana.

Kericuhan yang pecah sekira pukul 20.30 WIB (22/5), hingga 01.00 WIB (23/5) dini hari, merambat menjadi anarkis.

Mereka membakar kendaraan-kendaraan yang terparkir di pos polisi Sabang, Jalan KH Wahid Hasyim RT 1/9, Kampung Bali, Menteng, Jakarta Pusat.

Beberapa motor yang tak berhasil diselamatkan menjadi sasaran amuk massa. Kendaraan roda dua itu dibakar hingga hangus menyisakan kerangka besinya saja.

Beruntungnya, sebelum massa membakar kendaraan dengan membabi buta, ada 15 anggota TNI dengan sigap membaca situasi mengamankan sejumlah motor yang terparkir di sana.

"Kita ada 15 orang, sebagian evakuasi motor," kata Serda Dedi Iswanto dari Kostrad, di lokasi, Kamis (23/5/2019) pagi

Anggota TNI tersebut memindahkan motor-motor yang terkunci itu ke kebun kosong sebelah pos polisi Sabang.

Ketika kerusuhan mulai pecah, mereka mendengar teriakan dari salah satu bangunan di dekatnya.

Sekitar 20 orang pria dan wanita karyawan swasta yang bekerja di daerah Sabang, berhasil mereka evakuasi.

"Kita tutup di sini (gerbang), begitu ada yang terbakar ada teriak-teriak minta tolong. Begitu naik ke atas, ada 20 orang selamat, ada cewenya juga," sebut dia.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved