Menjelang Lebaran, Kondisi di Babel Relatif Kondusif dan Terkendali

Istiono mengatakan momen lebaran tahun ini berbeda dengan lebaran tahun lalu. Sebab, lebaran tahun ini masih berfokus pada kondisi pasca pemilu.

Menjelang Lebaran, Kondisi di Babel Relatif Kondusif dan Terkendali
Istimewa
Menjelang Lebaran, Kondisi di Babel Relatif Kondusif dan Terkendali 

BANGKAPOS.COM - Menjelang lebaran Idulfitri 1440 H tahun 2019, kondisi di Bangka Belitung relatif kondusif dan terkendali. Mulai dari kondisi keamanan kriminalitas hingga harga bahan pokok.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Istiono saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1440 H Tahun 2019 di Gedung Tri Brata Polda Babel, Kamis (23/5/2019).

Istiono mengatakan momen lebaran tahun ini berbeda dengan lebaran tahun lalu. Sebab, lebaran tahun ini masih berfokus pada kondisi pasca pemilu. Namun demikian, menurutnya masyarakat di Bangka Belitung sudah siap menyambut lebaran idulfitri yang insyaallah jatuh pada 5 Juni mendatang.

" Tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Karena tahun ini kita masih fokus dengan kondisi pasca pemilu. Namun, masyarakat Babel sudah siap menyambut lebaran," ungkapnya.

Ia menjelaskan sebelumnya pihaknya telah melaksanakan operasi menumbing lalu lintas yang bertujuan untuk menciptakan keselamatan para pengguna jalan dan bagaimana cara berkendara dengan baik.

Selain itu ia mengatakan beberapa waktu lalu sebelum ramadan pihaknya bersama satgas pangan lainnya juga telah memantau harga bahan pokok. Hasilnya harga bahan pokok di Bangka Belitung relatif terkendali, Ia pun berharap ini akan terus stabil hingga lebaran idulfitri.

"Kita akan terus pantau agar harga bahan pokok disini tetap stabil dan terkendali. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, " jelasnya.

Ia juga mengungkapkan beberapa prestasi yang telah dilakukan oleh Polda Babel beberapa waktu lalu. Antara lain penangkapan penyelundupan narkoba jenis shabu seberat 7kg dan sebanyak 5000 pil ekstasi. Dikatakannya ini adalah penangkapan terbesar sepanjang sejarah berkat kerjasama dengan BNN dan masyarakat.

Isu penistaan agama di Belinyu beberapa waktu lalu juga cepat diproses berkat kerjasama dengan masyarakat.

"Begitu ada laporan dari masyarakat kami segera turun ke lapangan. Oleh sebab itu, sinergitas seperti ini saya harap terus terjaga agar Bangka Belitung kita aman dari kriminalitas, " ujarnya.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved