Nasib Huawei di Ujung Tanduk, Setelah Google Hentikan Kerja Sama, Kini Giliran ARM

Nasib Huawei semakin kelam saja. Setelah Google, kini giliran perusahaan chip ARM yang menghentikan kerjasamanya dengan Huawei.

Nasib Huawei di Ujung Tanduk, Setelah Google Hentikan Kerja Sama, Kini Giliran ARM
infokomputer.grid.id
dok Huawei 

Namun untuk membuat prosesor itu, HiSilicon sangat bergantung pada desain prosesor ARM.

Akan tetapi, laporan BBC sendiri menyebut keputusan ARM ini berlaku untuk produk setelah larangan Pemerintah AS berlaku.

Artinya lisensi teknologi yang sudah Huawei/HiSilicon miliki saat ini, maupun yang sedang dalam tahap pengembangan, masih bisa digunakan.

Jadi Huawei kira-kira masih bisa menggunakan prosesor berdesain ARM sampai akhir tahun ini.

Setelah itu, Huawei praktis berada dalam posisi sangat sulit. Huawei mungkin bisa membuat sistem operasi sendiri untuk menggantikan Android (seperti kami tulis di sini).

Namun tanpa teknologi ARM, Huawei berarti harus membuat sendiri arsitektur prosesornya; sebuah proses yang butuh waktu tahunan.

Boleh dibilang, inilah pukulan paling telak yang diterima Huawei setelah sanksi Pemerintah AS berlaku.

Artikel ini bersumber dari Infokomputer berjudul Nasib Huawei di Ujung Tanduk, Gara-gara ARM Hentikan Kerjasama

Editor: teddymalaka
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved