Rusuh di Jakarta, Kenapa Anak Muda Lebih Mudah Terprovokasi di Tengah Kerumunan Massa?

Saat emosi sedang meledak-ledak, keputusan yang diambil anak muda tidak dipikirkan masak-masak dan jadinya tidak logis.

Rusuh di Jakarta, Kenapa Anak Muda Lebih Mudah Terprovokasi di Tengah Kerumunan Massa?
Warta Kota/Alex Suban
Massa melempar ke arah polisi di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Remaja usia kisaran 18 hingga 20 tahunan kerap terlihat berada di tengah aksi yang melibatkan massa dengan jumlah banyak, seperti terjadi saat kerusuhan demonstrasi di Jakarta.

Anak-anak muda juga kerap terlihat berada di barisan paling depan dan mudah terprovokasi untuk melakukan aksi-aksi yang berhubungan dengan kekerasan.

Psikolog klinis keluarga, Monica Sulistiawati menjelaskan remaja yang mengalami perubahan secara dinamis pada fisik akan mempengaruhi hormonal dan perubahan lingkungan.

Perubahan hormonal ini membuat remaja lebih sensitif.

Sehingga mereka lebih mudah tersinggung saat dipancing sedikit saja.

Saat emosi sedang meledak-ledak, keputusan yang mereka ambil tidak dipikirkan masak-masak dan jadinya tidak logis.

“Mereka jadi mudah tersinggung jadi tidak logis ambil keputuan dengan kata lain mereka bertindak secara impulsif. Inilah yang menyebabkan mereka mudah terprovokasi,” ungkap Monica kepada Tribunnews.com, Rabu (22/5/2019).

Kemudian anak-anak remaja akhir ini saat berada di dalam kerumunan massa lebih mengedepankan solidaritas hingga meninggalkan norma-norman pribadi yang sebelumnya dianut.

Dengan mengedepankan solidaritas mereka akan mudah terpengaruh bahkan bisa dibilang nurut dengan yang dilakukan disekitarnya terlepas tindakan tersebut negatif atau positif.

“Orang muda yang berada di dalam kerumunan massa akan lebih mengedepankan solidaritas dan meninggalkan norma pribadi, mudah meniru terlepas apakah perilaku kerumunan salah atau benar,” tutur Monica.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved