Berita Sungailiat

Warga RT 04 Perumnas Pemda Kelurahan Bukit Betung Protes Pembangunan Tower Dilanjutkan

BTS yang berada di Gang Raya, RT 06 Kelurahan Bukit Betung, keberadaanya tidak disetujui warga. Selain itu pemilik BTS diduga belum mengantongi izin

Warga RT 04 Perumnas Pemda Kelurahan Bukit Betung Protes Pembangunan Tower Dilanjutkan
Bangka Pos/Riki Pratama.
Pada Kamis (23/5/2019) malam, warga Jalan Jelutung Blok 4 RT 05, Perumnas Pemda, Kelurahan Bukit Betung melaksanakan pertemuan di rumah Ketua RT 05 RSS Pemda Suyono Achmad, dengan beberapa warga yang menolak pembangunan tower tersebut. 

BANGKAPOS.COM -- Pembangunan stasiun pemancar base transceiver station (BTS) yang berada di Gang Raya, RT 06 Kelurahan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka menjadi polemik antar warga di wilayah kelurahan tersebut.

Pembangunan tiang pemancar ini sebelumnya sempat dihentikan pembangunanya oleh Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka, pada Senin (15/4/2019) lalu, karena keberadaanya tidak disetujui warga. Selain itu pemilik BTS diduga belum mengantongi izin lengkap.

Namun, pada Kamis (23/5/2019) malam, warga Jalan Jelutung Blok 4 RT 05, Perumnas Pemda, Kelurahan Bukit Betung melaksanakan pertemuan di rumah Ketua RT 05 RSS Pemda Suyono Achmad dengan beberapa warga yang menolak pembangunan tower tersebut.

Mereka mempertanyakan soal pembangunan tower dilanjutkan kembali, padahal sebelumnya telah dihentikan sementara oleh pihak Sat Pol PP Bangka, karena diduga belum melengkapi izin dan belum mendapatkan persetujuan masyarakat seluruhnya.

Ketua RT 05 Suyono Achmad, mengatakan pihaknya menanyakan terkait pendirian tower yang kembali dilanjutkan, padahal sesuai aturanya dan izin belum lengkap selain status segel masih berada di lokasi pembangunan tower.

"Teman teman secara umum tidak setuju, jadi adanya tower banyak dampak, berkaitan dengan daerah padat ini, disisi lain mereka tidak koordinasi ke kami berdasarkan peraturan ada perdanya. Izinya juga belum lengkap sehingga tidak bisa dilanjutkan, disegel oleh sat Pol PP, akhirnya IMB tidak keluar tetapi dengan berjalan waktu tower itu jalan terus,"ungkap Suyono kepada bangkapos.com, Kamis (25/5/2019) malam.

Dengan masih berjalanya pembangunan, warga RT 05 mengharapkan pihak pendiri tower menghentikan sementara pembangunan, sembari melengkapi izin yang harus mereka selesaikan.

"Perlu diketahui juga warga yang terkena radius hingga 53 meter, sudah diberikan konvensasi besaranya bervariasi. Kami juga mendapatkan informasi terakhir sudah dilegalkan sementara, perda mengatakan itu tidak legal, IMBnya tidak ada tetapi mereka telah melaksanakan kerjanya hingga malam,"ungkapnya.

Polemik pembangunan tower ini ternyata tidak seluruhnya warga tidak setuju atas pembangunan BTS atau tower tersebut.

Ada beberapa warga di RT yang berbeda, yaitu dekat Gang Raya RT 06 Kelurahan Bukit Betung, yang masuk dalam 53 meter radius tower telah menyetujui dengan penandatanganan persetujuan serta telah mendapatkan konvensasi dari pihak pengembang.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved