2 Pedagang yang Kiosnya Dibakar Saat Rusuh 22 Mei Tak Menyangka Dibantu Presiden Jokowi

Usaha yang sudah dirintisnya sejak lama itu pun akhirnya ludes dalam waktu sekejap.

2 Pedagang yang Kiosnya Dibakar Saat Rusuh 22 Mei Tak Menyangka Dibantu Presiden Jokowi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Massa perusuh melakukan pembakaran saat bentrokan dengan polisi di sekitar Jalan MH Thamrin Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi massa yang menuntut pengungkapan dugaan kecurangan Pilpres 2019 berujung bentrok saat massa mulai menyerang polisi. 

BANGKAPOS.COM - Aksi kerusuhan 21 dan 22 Mei telah meninggalkan cerita pilu bagi sejumlah penjual yang barang dagangannya dijarah oleh massa.

Tak hanya barang dagangannya, bahkan uang tabungan mereka yang digunakan sebagai modal juga ikut raib saat kiosnya dibobol para massa.

Ismail (68), salah seorang pedagang mi ayam yang kiosnya berada di sekitar lokasi kerusuhan pun tak luput dari aksi anarkisme massa.

Massa yang saat itu membakar sebuah pos polisi ternyata juga membakar kios milik Ismail yang berada di dekat pos tersebut.

Kini warung mi ayam itu pun hanya tersisa puing-puingnya saja yang sudah hancur.

Usaha yang sudah dirintisnya sejak lama itu pun akhirnya ludes dalam waktu sekejap.

Sudah sejak 20 tahun lalu, bapak tiga anak itu berjualan dengan menumpang di samping Pos Sub Sektor Polisi Sabang yang dibakar massa saat kericuhan yang terjadi 22 Mei 2019.

Ismail masih ingat betul bagaimana massa tiba-tiba mendatangi kios miliknya dan berteriak, "bakar" sehingga menyebabkan ia lari tunggang langgang.

Tidak ada barang yang bisa diselamatkan selain apa yang melekat di tubuhnya.

"Sebenarnya yang bakar satu, bisa dilawan. Tapi kan temannya di luar banyak. Bisa keroyok," ujar Ismail.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved