Kedua Anak Feby Histeris Lihat Api di Gudang PT Wings

Kebakaran yang menimpa gudang distributor PT Wings di Jalan Len Listrik Gabek Pangkalpinang menyisakan trauma mendalam bagi anak-anak Feby

Kedua Anak Feby Histeris Lihat Api di Gudang PT Wings
(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy).
Petugas Damkar masih melakukan upaya pemadaman api di bagian belakang gudang PT PDR (Pangkalpinang Distribusindo Raya) atau gudang dari produk wings di Jalan Len listrik, Kelurahan Gabek satu, Pangkalpinang, Jum'at (25/4). 

BANGKAPOS.COM--Kebakaran yang menimpa gudang distributor PT Wings di Jalan Len Listrik Gabek Pangkalpinang menyisakan trauma mendalam bagi anak-anak Feby yang rumahnya hanya berjarak setengah meter dari dinding gudang yang terbakar.

Saat kejadian Jumat, (24/5) umat muslim tengah menjalankan ibadah salat jumat, kedua anak Feby yang berusia 4 tahun dan 7 tahun tengah tidur siang di rumah tersebut. Sementara anak tertuanya yang berusia 11 tahun tengah salat Jumat bersama sang ayah.

"Awalnya saya gak tahu gudang sebelah terbakar, karena saya juga lagi istirahat, tapi ada terdengar seperti suara dentuman berapa kali. Kemudian ibu saya yang rumahnya di depan rumah ke luar berteriak, feby ke luar...kebakaran! kebakaran!..., lalu saya bangunkan anak saya, kami langsung berlari ke depan rumah ibu, setelah itu warga berdatangan menyelamatkan barang-barang kami karena kondisi rumah panas sekali," kisah Feby kepada bangkapos.com (Sabtu (25/5).

Sambung Feby, spontan kedua putrinya histeris saat itu karena melihat api yang sangat besar ditambah asap hitam yang mengepul mengarah ke rumah mereka.

"Anak saya nangis, kelihatan sekali mereka trauma," ujar Feby.

Saat ini feby sekeluarga masih mengungsi ke rumah ibunya, seluruh barang-barang di rumah juga diungsikan.

"Ini semua masih berantakan, saya juga bingung mau masuk ke rumah masih takut karena api belum padam," tukasnya.

Selain Feby, sejumlah rumah yang juga berjarak cukup dekat dengan dinding gudang PT Wings yang terbakar masih belum tenang.

"Dari semalam suami dan anak-anak tidak tidur, kami baru tidur selesai sahur, itu pun cuma sebentar karena harus memantau kondisi api," ujar Yuk Lis yang di rumahnya ada cucu yang baru berusia 3 bulan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi api yang membakar bagian belakang gudang masih menyala. Petugas damkar terlihat masih siaga.

(Bangkapos/Khamelia)

Penulis: Khamelia (Uwa)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved