Berita Pangkalpinang

VIDEO: Pedagang dan Warga Keluhkan Bekas Pasar Buah Bau Pesing

Para pengunjung dan pedagang di kawasan pasar induk Pangkalpinang mengeluhkan bau kurang sedap (bau pesing) yang berasal dari dalam los-los bekas

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Para pengunjung dan pedagang di kawasan pasar induk Pangkalpinang mengeluhkan bau kurang sedap (bau pesing) yang berasal dari dalam los-los bekas pasar buah Pangkalpinang (depan Pasar Kemangi).

Puluhan los-los Pasar Buah ini sejak lama belum difungsikan karena para pedagang enggan berjualan disana disebabkan bentuk konstruksi bangunan pasar yang tertutup dan udaranya panas.

"Bapak tau ndak WC umum terbesar di Kota Pangkalpinang, itu disana di dalam pasar buah itu, silahkan bapak cek kesana baunya pesing sekali," kata Am, pedagang daging ayam di Pasar Kemangi, Jumat (24/05/2019).

Diharapkannya, agar Pemkot Pangkalpinang segera merenovasi atau memperbaiki pasar buah ini sehingga bisa dimanfaatkan untuk berjualan.

Sementara itu Teteh, pedagang sayuran yang berjualan di emperan bagian belakang pasar buah membantah dan menolak kalau pasar buah dikatakan sebagai WC umum.

"Kalau los-los pasar buah sebelah kami berjualan sayuran ini bersih dan terawat, tidak ada bau pesing. Mungkin yang bau pesing itu los-los pasar buah sebelah sana karena pintunya jebol sehingga banyak oknum pedagang itulah yang kencing disana sembarangan," kata Teteh.

Menurutnya pengelola pasar sudah menyediakan WC umum di dekat bak sampah samping sungai dan juga di dekat musholla.

Terpisah Kepala UPT Pasar Induk Pangkalpinang, Fauzi saat dikonfirmasi menjelaskan memang dulu ada WC umum di pasar buah itu, tetapi sekarang ini sudah ditutup.

"Pintu pasar buah depan Pasar Kemangi itu dijebol orang sehingga ada oknum yang kencing sembarangan di dalam los-los pasar buah itu. Tetapi saat ini sudah kami tutup lagi, tidak ada masalah apalah," kata Fauzi.

Ditambahkan untuk fasilitas WC umum, UPT Pasar sudah menyediakan WC umum di lokasi samping sungai dekat bak sampah. (Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved