Pilpres 2019

Ada 51 Alat Bukti BPN Gugat Kecurangan Terstruktur Sistematis Masif Pilpres ke MK, Apa Saja?

Daftar 51 Alat Bukti BPN Gugat Kecurangan Terstruktur Sistematis Masif (TSM) Pilpres ke MK

Ada 51 Alat Bukti BPN Gugat Kecurangan Terstruktur Sistematis Masif Pilpres ke MK, Apa Saja?
Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum. 

BANGKAPOS.COM - Gugatan hasil pemilihan presiden dari kubu Prabowo Subianto diajukan oleh Bambang Widjojanto sebagai ketua tim advokasi dengan menyerahkan "alat bukti" ke Mahkamah Konstitusi Jumat (24/5/2019) sekitar 90 menit menjelang tengah malam, batas waktu pengajuan sengketa.

Bambang Widjojanto menyerahkan apa yang ia sebut alat bukti itu ke petugas MK dengan didampingi Hashim Djojohadikusumo dan Denny Indrayana.

Panitera Mahkamah Konstitusi menyatakan menerima secara resmi alat bukti itu dan menjelaskan tanggal verifikasi dan penanganan perkara ini dengan putusan pada tanggal 28 Juni mendatang.

Setelah penyerahan Bambang mengatakan kepada media bahwa yang mereka serahkan adalah "argumen dan alat bukti yang menjadi pendukung untuk menjelaskan hal itu kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif)."

"Kami mendorong, Mahkamah Konsitusi bekerja beyond the law. Indonesia bukan sekedar negara hukum tapi berpucuk kepada kedaulatan rakyat," tambahnya.

Dia menyebutkan ada delapan orang yang ditunjuk sebagai kuasa hukum dalam pengajuan sengketa hasil pemilihan presiden ini.

Ia menuduh dalam pemilihan presiden terjadi apa yang dia sebut "kecurangan semakin dasyat."

Bambang juga menuduh perjalanan mereka menuju Mahkamah Konstitusi "terhambat".

Bambang Widjojanto mengatakan alat buktinya akan segera disampaikan.

"(Daftarnya) baru 51 (alat bukti).

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved