Berita Pangkalpinang

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Gubernur Babel Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik dengan Tepat

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Gubernur Babel Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik dengan Tepat

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Gubernur Babel Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik dengan Tepat
Bangkapos.com/Krisyanidayati
Gubernur Babel H Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM-- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengimbau masyarakat yang akan mudik lebaran Idul Fitri, agar dapat merencanakan perjalanan mudik dengan tepat.

Dia mengatakan, jika mudik dilakukan dengan terencana sehingga tepat dan tidak berat. Jika dirasakan tranportasi udara dirasakan mahal, harus merubah pola.

"Bagi para pemudik ayo kita siapkan sebaik mungkin untuk memakai armada apa baik kapal laut atau pesawat," pesan Erzaldi, Senin (27/5/2019).

Ia mengatakan, pemerintah provinsi maupun pusat telah berupaya untuk menekan harga tiket ini dengan menurunkan tarif batas atas tiket pesawat.

"Tapi apa daya kalau tiket diturunkan dari faktor keamanan penumpang diturunkan ini kan menjadi hal yang tidak bagus, karena mengurangi keselamatan," ungkap Erzaldi.

Menurutnya, Babel tidak bisa disamakan dengan provinsi lain lantaran sebagai daerah kepulauan yang hanya memiliki alternatif transportasi laut dan darat saja.

Untuk itu, apabila memang masyarakat tidak mampu menggunakan pesawat terbang, bisa memilih kapal laut sebagai alternatif.

"Yook berencana sebaik mungkin memakai armada yang ada baik, kapal laut, mobil. Babel ini tidak bisa disamakan dengan daerah lain, orang mau ke Jogja, Surabaya ada alternatif lain (pesawat, bus, kereta api), kalau Babel hanya kapal dan pesawat, ini masih menjadi usulan kita kepada pusat untuk mempertimbangkan ini," jelasnya.

Erzaldi meminta pemerintah pusat mempertimbangkan hal ini, apalagi Babel sedang dalam era transformasi dari pertambangan ke pariwisata. Sedangkan pariwisata banyak ditopang oleh sektor transportasi.

"Kalau transportasi mahal ini menjadi kontraproduktif dengan yang menjadi kebijakan pemerintah daerah, kita masih berupaya mencari pola bisa turun dan sesuai dengan target," katanya.

Erzaldi merasa, harga tiket ini masih terasa masih mahal dan ini akan mempengaruhi orang untuk menaiki pesawat.

"Saya naik Garuda ekonomi dapat harga Rp 1.230.000, kalau bisnis sampaiRp5,2 juta," ujarnya. (Bangkapos.com/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved