Berita Pangkalpinang

Kepala Kemenag Babel Ingatkan CPNS Jangan Bekerja dengan Pamrih dan Minta Pindah

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H Muhammad Ridwan menyerahkan Surat Keputusan CPNS

Kepala Kemenag Babel Ingatkan CPNS Jangan Bekerja dengan Pamrih dan Minta Pindah
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Kakanwil Kemenag Babel H Muhammad Ridwan foto bersama para Kepala Kemenag Kabupaten/kota dan Kepala MI MTs dan MA. 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H Muhammad Ridwan menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada  47 Calon CPNS di jajaran Kanwil Kemenag Babel.

Pembekalan dan Penyerahan Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Babel, berlangsung di Gedung Asrama Haji Transit Kanwil Kemenag, Senin (27/5/2019) 

Kakanwil Kemenag Babel Muhammad Ridwan berharap kepada para CPNS untuk bersyukur atas telah diterimanya SK pengangkatan sebagai CPNS. Ini merupakan sejarah dan momen penting yang menyangkut kehidupan masa depan.

"Syukuri, ikhlas dan tekadkan untuk melaksanakn tugas dengan sepenuh hati," ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Babel Dr H Muhammad Ridwan didampingi Kabag TU Drs Rebuan menyerahkan SK Pengangkatan CPNS pegawai jajaran Kemenag Babel, Senin (27/5/2019)
Kakanwil Kemenag Babel Dr H Muhammad Ridwan didampingi Kabag TU Drs Rebuan menyerahkan SK Pengangkatan CPNS pegawai jajaran Kemenag Babel, Senin (27/5/2019) (Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn)

Dia mengingatkan setelah menjadi CPNS maka pelajari aturan sebagai CPNS mengenai hak dan kewajiban sebagaimana diatur dalam PP No 53 Tahun 2010.

Menurutnya, sebagai CPNS untuk pahami lima nilai budaya kerja kementerian agama, yaitu integritas, profesional, Inovatif, bertanggungjawab dan keteladanan.

Bahkan Muhammad Ridwan mengatakan bahwa CPNS adalah sebagai pelayan yang melayani masyarakat maka layani dengan hati yang baik dengan senyum serta kerja itu jangan karena ada sesuatu.

"Hilangkan pikiran bekerja dengan pamrih dan jangan berpikir untuk pamrih, tapi kita bekerja tanpa pamrih, " tegasnya.

Dia juga mengingatkan, setelah di terima dan ditempatkan di wilayah Babel jangan lagi berpikir untuk pindah.

Namun tekadkan jadi warga Babel dan jangan sebagai batu loncatan masuk ke Babel dan baru beberapa tahun mengusulkan pindah.

Halaman
12
Penulis: agusrya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved